KARANGASEM – Pemerintah Provinsi Bali telah rampung membangun Fasilitas Pelindungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Rendang, Karangasem. Upacara pemelaspasan Fasilitas Pelindungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih dilaksanakan pada Senin (6/3/2023).
Sebanyak 12 sulinggih muput upacara Tawur Balik Sumpah yang merupakan satu kesatuan dari upacara Pemelaspas Fasilitas di Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Rangkaian upacara itu berlangsung sejak 21 Februari 2023 sampai Senin 6 Maret 2023 yang bertepatan Purnama Kesanga.
Gubernur Bali, Wayan Koster, mengatakan, dengan telah dibangunnya fasilitas tersebut, diharapkan seluruh pemedek dan pengunjung dapat melaksanakan tatanan baru untuk memasuki kawasan pura ini, demi menjaga kesucian, kesakralan, dan keagungan Pura Agung Besakih. Selain itu, akan memberi manfaat bagi pemedek dan pengunjung untuk melaksanakan kegiatan keagamaan dresta Bali secara lebih nyaman dan lancar, serta dapat menikmati keindahan dan suasana damai Pura Agung Besakih.
Pembangunan yang Dilakukan
Adapun beberapa restorasi yang dilakukan, mulai dari restorasi dan pengembangan tempat suci di antaranya bangunan Pura Titi Gonggang, Pura Manik Mas, Pura Melanting Manik Mas, Pelinggih Tulak Tanggul, dan Bangunan Patung Padma Bhuwana di Bencingah.
Kemudian tempat Parkir Kedungdung (Asti Mandala) khusus untuk bus yang memadai dengan kapasitas 250 bus, dilengkapi halte, kendaraan antar jemput (shuttle bus), gedung terminal, Stasiun Pengisian Kendaraan Bermotor Listrik Umum (SPKLU), Pos Pantau Lalu Lintas, 12 unit toilet gratis termasuk 2 toilet khusus untuk difabel, yang terpisah untuk laki-laki dan perempuan, hingga petugas parkir yang mengatur untuk masuk-keluar kendaraan.
Selanjutnya, gedung IV lantai di parkir Area Manik Mas (Kreta Graha Kulon) khusus untuk roda empat dengan kapasitas 1.541 kendaraan, dilengkapi sistem pemantauan digital, tiket parkir elektronik, toilet di setiap lantai, tangga dan elevator, dan menggunakan Panel Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 400 Kwh.
Berikutnya Gedung IV lantai sebagai Parkir Area Manik Mas (Rangga Graha Wetan) untuk roda dua/sepeda motor dengan kapasitas 1.268 unit. Tak hanya itu, juga tersedia fasilitas UMKM yang memadai dan berkualitas berupa 272 kios dan 198 los yang bertempat di Area Bencingah dan Area Manik Mas.
Untuk fasilitas pendukung terdapat wantilan/pesandekan 1 unit di Area Bencingah, 2 unit di Area Manik Mas, dan 1 unit di Area Parkir Kedungdung. Bangunan Bale Gong 2 unit di Area Bencingah. Bangunan Wiyata Graha berkapasitas 215 tempat duduk, untuk menayangkan video dokumenter tentang Pura Agung Besakih. Tersedia ruangan ganti pakaian untuk pemedek dan pengunjung, serta ruang laktasi (ruang menyusui) di area Manik Mas. Kantor BPD Bali dan ATM Center, hingga layanan kesehatan.
Margi Agung, Jalan Lingkungan, dan Taman yang tertata dengan indah, dilengkapi pedestrian yang berkualitas, patung, relief, dan lampu penerangan jalan tenaga surya. Tersedia Taman Gumi Banten yang berisi tanaman untuk puspa dewata, upakara, dan usadha di Area Kedungdung. Tersedia kendaraan listrik antar jemput dari Parkir Kedungdung dan Parkir Manik Mas ke Area Bencingah. Tersedia juga wahana kreativitas untuk yowana. Bangunan Kantor Badan Pengelola. Selain itu, dibangun sejumlah gedung untuk Desa Besakih dan Desa Adat Besakih.

Sulinggih Pemuput Upacara
Adapun 12 sulinggih yang terlibat dalam pelaksanaan upacara, masing-masing muput upacara:
1) Upacara nuwasen karya, nyukat genah di Pempatan Agung yang dipuput oleh Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun pada 21 Februari 2023;
2) Upacara mapiuning di sakuwub Pura Agung Besakih yang dipuput oleh Pemangku Pura Agung Besakih pada 3 Maret 2023;
3) Upacara nuwur tirta di Pura Tirta Pingit yang dipuput oleh Pemangku Pura Agung Besakih pada 5 Maret 2023;
4) Upacara melaspas wewangunan upakara dan mapepada di Pempatan Agung yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Tembau pada 5 Maret 2023;
5) Upacara memben di Pempatan Agung yang dipuput oleh Ida Pedanda Istri Karang pada 5 Maret 2023;
6) Upacara pakeling di Pura Penataran Agung Besakih yang dipuput oleh Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun;
7) Upacara Tawur Balik Sumpah, Pedudusan Agung di Pempatan Agung yang dipuput oleh 3 sulinggih, yaitu Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, Ida Pedanda Gede Putra Dalem, dan Ida Pedanda Gede Jelantik Sidemen Budakeling;
8) Upacara pemelaspas, mendem pedagingan, Tawur Panca Kelud di Candi Bentar Manik Mas yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Manu Singaraga;
9) Upacara pamelaspas mendem pedagingan Tawur Panca Kelud di Pura Melanting yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Rai Tianyar;
10) Upacara pamelaspas, Tawur Panca Kelud di gedung parkir kanan yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Tulikup;
11) Upacara pamelaspas, Tawur Panca Kelud di gedung parkir kiri yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Wayan Pascima Yoga Budakeling;
12) Upacara pamelaspas, Tawur Panca Kelud di toko-toko areal Manik Mas yang dipuput oleh Ida Rsi Agung Pinatih Kusuma Yoga;
13) Upacara pamelaspas, Tawur Panca Kelud di toko-toko areal Bencingah yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Jelantik Sidemen;
14) Upacara pamelaspas, Tawur Panca Kelud, mendem pedagingan di Padma areal bangunan Puskesmas dan Badan Pengelola yang dipuput oleh Ida Pandita Mpu Jaya Acarya Nanda; dan
15) Upacara pamelaspas, Tawur Panca Kelud, mendem pedagingan di Pelinggih-Pelinggih (Tugu) areal Peninjauan/Karang Suwung yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Abah. (dbc)















