Home / Unik Bali

Minggu, 18 Juni 2023 - 21:44 WIB

Tawur Agung Pamarisudha Bhumi Bertepatan Tilem Sada Serentak Se-Bali

Para sulinggih saat muput upacara Pamarisudha Bhumi di Pantai Padanggalak, Kota Denpasar, Minggu 18 Juni 2023. (ist)

Para sulinggih saat muput upacara Pamarisudha Bhumi di Pantai Padanggalak, Kota Denpasar, Minggu 18 Juni 2023. (ist)

DENPASAR – Bertepatan Tilem Sasih Sada, Minggu (18/6/2023), diselenggarakan Karya Tawur Agung Pamarisudha Bhumi Jagat Bali secara bersamaan di seluruh kabupaten/kota se-Bali. Untuk di tingkat provinsi upacara dilaksanakan di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar. Upacara itu dipuput oleh sembilan orang sulinggih.

Upacara Pamarisudha Bhumi Jagat Bali dilaksanakan sesuai dengan keputusan dari Paruman Sabha Kretha Sulinggih Hindu Dresta Bali. Dalam keterangan Pemprov Bali disebutkan bahwa upacara ini pada dasarnya sebagai bentuk terima kasih kepada Hyang Widhi Wasa karena telah memberikan restu dan anugerahnya, sehingga dalam lima tahun pemerintahan Koster-Ace dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Karya Tawur Agung Pamarisudha Bhumi Jagat Bali di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala, Renon, Denpasar. (ist)

Gubernur Bali, Wayan Koster, didampingi oleh Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Sukawati, dan Setda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah Pemprov Bali menghadiri puncak upacara di tingkat provinsi. Rangkaian upacara itu telah dilaksanakan sejak 3 Juni 2023 dan akan disineb (selesai) pada 21 Juni 2023.

Baca Juga :  Jangan Lewatkan Kesanga Fest 2024, Ada Parade 12 Ogoh-ogoh Terbaik di Kota Denpasar

Sementara itu, di Kabupaten Jembrana pelaksanaannya berlangsung di Taman Siwa Gilimanuk. Upacara itu dipuput oleh sembilan sulinggih. Dalam kesempatan itu hadir Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, jajaran OPD, unsur PHDI, Majelis Desa Adat serta masyarakat setempat.

Di Kota Denpasar, upacara Pamarisudha Bhumi dipusatkan di Pura Segara Pantai Padanggalak. Upacara ini dipuput oleh tujuh sulinggih dari unsur Siwa, Buddha, dan Bhujangga. Upacara ini dihadiri jajaran Pemkot Denpasar, Majelis Madya Desa Adat, Camat, Lurah dan Bendesa Adat dan umat Hindu.

Baca Juga :  Desa Adat Padangbulia Gelar Tradisi Meamuk-amukan Saat Malam Pengrupukan

Sementara di Klungkung, upacara Pemarisudha Bumi Jagat Bali digelar di Pura Watu Klotok, Klungkung. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung, Ayu Suwirta, turut hadir dalam pelaksanaan upacara itu.

Dalam kesempatan itu, Suwirta mengajak seluruh umat Hindu agar bersama-sama melaksanakan arti penting sebuah makna upacara. “Mari bersama-sama memaknai arti penting dari pelaksanaan upacara Pemarisudha Bumi ini dengan sebaik-baiknya. Semoga kita semua diberikan kesehatan dan keselamatan,” ajaknya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Subak Kawasan Sakral, Dilarang Seks dan Pertumpahan Darah di Sawah

Unik Bali

Pura Pertama di Belanda

Dari Desa

Desa Adat Padangbulia Gelar Tradisi Meamuk-amukan Saat Malam Pengrupukan

Komunitas

Pertama Kali Digelar, Lomba Sketsa Ogoh-ogoh di Jembrana Diikuti Puluhan Peserta

Komunitas

Libur Galungan, Anak-anak “Ngelawang” Barong Bangkung

Dari Desa

Bermula Nawur Sesangi, Sapi Gerumbungan Lestari Turun-temurun sebagai Pertunjukan

Unik Bali

Tawur Agung Kesanga di Kota Denpasar Dipuput Sarwa Sadhaka

Unik Bali

Baris Sambeng Agung dari Desa Canggu Dipentaskan di PKB