Home / Edukasi / Unik Bali

Jumat, 26 Mei 2023 - 11:23 WIB

ISI Denpasar Ciptakan Film Musik “Kawyagita Mandala”

Proses produksi film musik “Kawyagitan Mandala” dengan narasumber Prof. Dr I Wayan Rai S., M.A.

Proses produksi film musik “Kawyagitan Mandala” dengan narasumber Prof. Dr I Wayan Rai S., M.A.

DENPASAR – Sejak Maret 2023, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar melakukan kegiatan penelitian dan penciptaan seni (P2S). Kegiatan ini diketuai pencipta Nyoman Lia Susanthi, beranggotakan I Nyoman Payuyasa dan IB. Hari Kayana Putra yang merupakan dosen dari Prodi Produksi Film dan Televisi.

Produksi film ini melibatkan juga Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Ketut Hery Budiyana beserta para mahasiswa Prodi Produksi Film Televisi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ISI Denpasar.

Penciptaannya berupa film musik yang mengangkat Gong Luang sebagai gamelan sakral dan keramat dalam tradisi Bali sebagai objek penciptaan. Gamelan ini diangkat karena merupakan bentuk gamelan tua, dengan repertoar gending yang masih bersifat klasik.

Berdasarkan pengamatan dalam dua dekade terakhir, gamelan Gong Luang mulai mengalami pergeseran dengan semakin jarang difungsikan dalam keperluan seni pertunjukan. Perkembangannya sebatas pada pengiring upacara pengabenan saja. Gong Luang yang memiliki satu tangga nada yaitu pelog, kurang diminati generasi muda, sehingga gong ini sangat jarang dimainkan.

Baca Juga :  Jaga Tanah dan Manusia Bali, Prof Palguna: Hentikan Politisasi Desa Adat

Musik Pengantar Roh

Nyoman Lia Susanthi menyampaikan, dalam upaya pengajegan seni budaya diperlukan perjuangan gigih, iktiar pelestarian melalui pemanfaatan media baru yang nenawarkan posisi audio visual sesuai hasrat audiens. Maka, diciptakan audio visual sound of Indonesia, terutama mengangkat ambience dan foley yang dikombinasikan dengan gamelan tua Gong Luang.

Dari penciptaan ini menjawab permasalahan untuk melestarikan Gong Luang melalui penciptaan karya film musik berjudul “Kawyagita Mandala” yang berarti musik pengantar roh untuk menyatu dengan Sang Pencipta. Implikasi dari penciptaan film musik pengantar roh ini mampu mempolerkan kesenian langka gong luang melalui pemanfaatan media film.

Baca Juga :  446 Mahasiswa Universitas Udayana Laksanakan KKN di Bangli

Dalam menciptakan film musik berjudul “Kawyagita Mandala” menggunakan metode penciptaan karya yang menjelaskan tahapan-tahapan penciptaan film. Pada proses penciptaan film didahului dengan riset. Metode penciptaan film menggunakan tiga tahapan yaitu praproduksi, produksi, dan pascaproduksi.

Beberapa narasumber yang hadir dalam film ini di antaranya Prof. Dr. I Wayan Rai S., MA pakar Seni Karawitan Bali, serta akademisi I Wayan Sudirana, S.Sn., MA. Ph.D. Selain itu, merekam permainan gamelan Gong Luang oleh Sanggar Gong Luang Banjar Apuan, Singapadu. Film musik ini rencana akan diputar pada publik sekitar bulan Agustus 2023. (dbc)

Share :

Baca Juga

Unik Bali

Bulan Bahasa Bali Tahun 2025 Dibuka dengan Fragmentari Sewaka Kurma Raja

Unik Bali

Pengalantaka: Dasar Penetapan Purnama Tilem Dalam Kalender Bali

Edukasi

Pentingnya Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Edukasi

Teater Jungut Sari Jadi yang Terbaik dalam Festival Teater Berbahasa Bali Tahun 2024

Edukasi

IGTKI Kota Denpasar Luncurkan Buku “DDTK Anak”

Dari Desa

Karya Atma Wedana Maligia Punggel di Kesiman Upacarai 398 Sekah

Unik Bali

Tawur Agung Kesanga di Kota Denpasar Dipuput Sarwa Sadhaka

Edukasi

KKN PPM Unud Terjunkan 390 Mahasiswa ke 24 Desa