DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali menganugerahkan Adi Sewaka Nugraha kepada sepuIuh orang seniman. Para penerima adalah insan-insan yang berprestasi atau berkontribusi luar biasa dalam pemajuan kebudayaan Bali.
Penghargaan tersebut diserahkan saat penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 pada Minggu, 16 Juli 2023 d Ardha Candra Art Centre, Denpasar. Adi Sewaka Nugara diserahkan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, kepada para penerima.
Para penerima antara lain Wayan Darya, S.Sn., M.Ag., seniman karawitan (komposer) asal Banjar Kebon, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Bagus Suteja Yasa, seniman tari asal Banjar Dinas Kelodan, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. I Wayan Gama Astawa, S.Sn., seniman karawitan (komposer) asal Lingkungan Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.
Selanjutnya ada Dr. Anak Agung Gede Rai Ramawa, M.Sn. seniman (undagi) beralamat di Batubulan, Sukawati, Gianyar. I Ketut Santosa (almarhum) pelukis kaca asal Banjar Dinas Delod Margi, Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. I Made Sukadana, seniman pedalangan, asal Desa Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar.
Kemudian, I Wayan Butuantara, M.Si., seniman tari topeng, asal Desa Sumerta Kaja, Kota Denpasar. I Putu Purnawan, S.Pd., seniman tari dari Kelurahan Dajan Peken, Kabupaten Tabanan. I Komang Parwata, seniman tari Banjar Dinas Dukuh, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem. Terakhir, Ni Wayan Sirat, seniman drama gong, Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli.
Kadis Kebudayaan Provinsi Bali, Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, mengatakan, berdasarkan kriteria penilaian yang terdiri atas pengabdian, kepeloporan, kreativitas dan inovasi kekaryaan, penghargaan, dan reputasi. Maka, ditetapkan sepuluh orang penerima penghargaan Adi Sewaka Nugraha tahun 2023 oleh Tim Penilai Penghargaan Adi Sewaka Nugraha Tahun 2023. \
Tim penilai yang dikoordinatori Prof. Dr. I Wayan Rai S., M.A. dengan anggota Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.S.T., M.A., dan Anak Agung Gde Rai. Penghargaan ini diharapkan dapat memantik semangat para seniman lainnya untuk memajukan kebudayaan Bali,’’ ujar Kadisbud Arya Sugiartha. (dbc)















