Home / Dari Desa / Peristiwa

Senin, 2 Januari 2023 - 14:15 WIB

Pascabanjir Bandang, Jembatan Gantung Sungai Gelar Kembali Dioperasikan

Bupati I Nengah Tamba bersama Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja usai peresmian pemanfaatan kembali Jembatan Gantung Sungai Gelar.

Bupati I Nengah Tamba bersama Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja usai peresmian pemanfaatan kembali Jembatan Gantung Sungai Gelar.

JEMBRANA – Pasca-diterjang banjir bandang pada 16 Oktober 2022 lalu, jembatan gantung di Sungai Gelar, Jembrana, kembali beroperasi usai perbaikan jembatan rampung dikerjakan. Jembatan gantung itu merupakan daya tarik wisata (DTW) Sungai Gelar sekaligus juga merupakan jembatan penghubung antara dua desa yakni Desa Batuagung dan Kelurahan Dauh Waru.

Pemanfaatannya kembali diresmikan oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, didampingi Wabup Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, Sabtu (31/12/2022). Tampak juga hadir dalam peresmian Dandim 1617 Jembrana Letkol Inf Teguh Dwi Raharja serta sejumlah anggota DPRD Kabupaten Jembrana.

Konstruksi Jembatan Gelar masih tetap seperti sebelumnya dapat dilewati pejalan kaki dan pengendara roda dua. Jembatan gantung pengganti tersebut merupakan jembatan yang dikerjakan secara darurat. Meski begitu, posisi jembatan ditinggikan sekitar 50 cm, fungsi dan kekuatan jembatan tersebut serupa seperti sebelumnya.

“Jembatan gantung ini sudah kita tinggikan sekitaran 50 cm untuk menghindari tingginya air yang melintas di sini kalau ada banjir besar. Mudah-mudahan setelah diserahterimakan kepada masyarakat, jembatan ini bisa bermanfaat buat masyarakat di sini sebagai koneksi antardesa,” kata Bupati Tamba didampingi Wabup Patriana Krisna.

Baca Juga :  Viral Saat Nyepi, Pemkab Buleleng Mediasi Warga Agar Jaga Kerukunan dan Toleransi

Tamba menjelaskan, Jembatan Gelar yang merupakan akses warga setempat itu dikerjakan terlebih ukuran jembatan tidak terlalu panjang. Oleh karenanya cepat dilakukan perbaikan dengan menggunakan anggaran BTT dari BPBD Jembrana senilai Rp390 juta.

“Untuk jembatan yang lain itu kan nilainya besar sekali, tidak cukup digunakan dari dana BTT yang kita miliki. Itu kita sudah anggarkan juga di tahun 2023 di induk. Mudah-mudahan di bulan Januari ini sudah mulai proses tendernya, karena Jembrana sudah kita siapkan untuk tender cepat,” ungkapnya.

Masyarakat Ucap Syukur

Ungkapan syukur disampaikan Perbekel Desa Batuagung, I Nyoman Sudarma, usai Jembatan Gelar resmi beroperasi kembali. Pihaknya mengatakan jembatan yang ada di wilayah tersebut, perbaikannya memang sudah dinantikan masyarakat. Apalagi jembatan tersebut menjadi akses utama bagi warga untuk dilewati dan mengangkut hasil bumi mereka.

Baca Juga :  Peringatan May Day Hadirkan Beragam Kreativitas dan Aksi Sosial

Sudarma dan masyarakat setempat mengaku sangat bersyukur, lantaran jembatan yang juga menjadi alternatif sebagian warga dari Desa Batuagung dan Kelurahan Dauh Waru sudah dapat dilalui kembali. “Saya ucapkan terima kasih ke Bapak Bupati, karena jembatan ini satu-satunya jembatan untuk akses jalan di dua desa, antara Kelurahan Dauh Waru dan Desa Batuagung, sekarang sudah ada jembatan yang seperti semula. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih ini sudah terwujud,” tandasnya.

Sebelumnya banjir bandang yang melanda sejumlah titik di Kabupaten Jembrana pada Oktober 2022 lalu mengakibatkan sejumlah jembatan putus. Salah satunya Jembatan Gelar yang berada di wilayah Desa Batuagung ikut terkena terjangan air bah. Akibatnya, warga menjadi terisolasi dan menyulitkan akses sehari-hari yang biasanya melalui jembatan, dan kini telah bisa dimanfaatkan kembali. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Banjir di Bali, Pastikan Instruksi Penanganan Terlaksana

Dari Desa

Sosialisasi Permainan Tradisional Asli Buleleng, “Magoak-goakan” dan “Majaran-jaranan”

Peristiwa

Kompor Gas Meledak, Ruko Ludes Terbakar, Kerugian Rp250 Juta

Peristiwa

Apotek Sehat Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Peristiwa

Antisipasi Flu Burung Clade Baru, KIE dan Biosecurity Sasar Pasar Unggas

Peristiwa

TNI-Polri Siaga Amankan KTT IAF Ke-2 di Bali: 13.400 Personel Dikerahkan

Peristiwa

Pengaspalan Jalan TPA Bengkala dan Segara Rupek Gunakan 11,75 Ton Bijih Sampah Plastik

Peristiwa

Pelebon Raja Denpasar IX Gunakan Bade Tumpang 11 dan Libatkan 12 Sulinggih