Home / Ekbis / Peristiwa

Minggu, 11 September 2022 - 15:55 WIB

Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Pembangunan Tiga Tahap, Total Investasi 24,6 T

Peletakan batu pertama atau groundbreaking Jalan Tol Jagat Kerthi Bali pada Sabtu, 10 September 2022 di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

Peletakan batu pertama atau groundbreaking Jalan Tol Jagat Kerthi Bali pada Sabtu, 10 September 2022 di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

JEMBRANA – Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi (Tol Jagat Kerthi Bali) sepanjang 96,84 Km akan dikerjakan dalam tiga tahap. Untuk tahap I pembangunan jalur tol Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 53,6 Km. Tahap II Pekutatan-Soka sepanjang 24,3 Km, dan tahap III Soka-Mengwi sepanjang 18,9 Km.

Hal ini terungkap saat peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono, didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster, pada Sabtu, 10 September 2022 di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Turut hadir Bupati Jembrana, Bupati Tabanan, dan perwakilan Bupati Badung.

Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi akan menghabiskan dana mencapai Rp24,6 triliun. Kehadiran tol ini diprediksi mampu mengurangi waktu tempuh dari Pelabuhan Gilimanuk-Mengwi yang awalnya 5 jam akan menjadi 1-2 jam. Selain itu, memungkinkan pengembangan objek wisata baru sepanjang jalur yang dilalui jalan tol tersebut.

Pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali direncanakan rampung pada tahun 2028. Namun saat groundbreaking, Menteri PUPR secara khusus meminta agar jalan tol tersebut dapat rampung pada tahun 2025.

Baca Juga :  Jokowi Buka KTT G20 di Bali, Berharap G20 Terus Bekerja Hasilkan Capaian Konkret

“Saya minta dengan hormat, karena kebutuhannya untuk masyarakat, segera dapat kita selesaikan pengerjaan pembangunan Jalan Tol Jagat Kerthi Bali ini dapat diselesaikan tahun 2025,” ucap Basuki.

Menteri sangat mengapreasi karena pada jalan tol ini dilengkapi dengan jalur khusus sepeda dan sepeda motor. Hal ini juga untuk memanjakan wisatawan untuk dapat menikmati keindahan alam Bali. “Ini salah satu perhatian kita pada social heritage kita di Bali ini. Walaupun ada jalan tol, ada jalur sepeda untuk tetap menikmati alam Jembrana, Tabanan, dan Badung,” imbuhnya.

Menurut Gubernur Koster, Jalan Tol Jagat Kerthi Bali menjadi yang pertama dilengkapi dengan jalur khusus sepeda. “Pembangunan jalan tol ini merupakan satu-satunya jalan tol yang pertama kali dibangun dengan tambahan fasilitas seperti jalur sepeda maupun juga kendaraan umum roda empat dan roda dua,” katanya.

Baca Juga :  10 Pelaku Pengeroyokan Buruh hingga Tewas Ditangkap

Gubernur menjelaskan, Jalan Tol Jagat Kerthi Bali mengandung makna yang memberi kesejahteraan dan kebahagiaan untuk masyarakat Bali. Hal ini diyakini akan mampu memberikan dampak positif bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Bali dalam peningkatan investasi pembangunan, peningkatan lapangan kerja, efisiensi jarak dan waktu tempuh logistik.

“Bahkan akan mampu menjadi pemicu timbulnya destinasi wisata baru serta pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru dan menyeimbangkan pembangunan antarwilayah di Provinsi Bali,” pungkas Koster.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, berharap proyek pembangunan jalan tol tersebut dapat berjalan sesuai rencana hingga selesai nanti. “Jalan tol ini merupakan kunci kesuksesan Jembrana dalam menyambut tahun emasnya di tahun 2026. Astungkara, ini akan membawa perubahan bagi Kabupaten Jembrana ke arah yang lebih baik. Mohon doa restunya,” ucapnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Ekbis

realme C51s Membawa Desain Tipis & Ringan serta Kamera Terbaik dengan Harga Rp1.799.000

Peristiwa

Imigrasi Denpasar Segera Deportasi 2 WNA yang Kemah di Pantai Saat Nyepi

Peristiwa

Longsor di Karangasem Renggut 1 Korban Jiwa dan 2 Luka-luka

Ekbis

Menparekraf: Bali Harus Jadi Center of Excellent Pengelolaan Desa Wisata

Edukasi

Kasus TBC Seperti Gunung Es, Pemkab Buleleng Target Peningkatan “Tracing”

Ekbis

Tinjau Pasar Bulan di Gianyar, Presiden Jokowi Dorong Perbanyak Suplai Beras

Peristiwa

Sebulan Bertahan, Satu Lagi Korban Meninggal Akibat Kompor Mayat Meledak

Peristiwa

Plt. Bupati Klungkung Berpesan Para “Balian” Jalankan Profesi Sesuai Etika