Home / Edukasi / Peristiwa

Jumat, 4 November 2022 - 12:44 WIB

Rektor UHN: AICIS Ke-21, Semangat Moderasi Beragama dan Kampus Kerukunan

Gelaran Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) Ke-21 tahun 2022 berlangsung di UHN IGB Sugriwa kampus Bangli.

Gelaran Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) Ke-21 tahun 2022 berlangsung di UHN IGB Sugriwa kampus Bangli.

BANGLI – Gelaran Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) Ke-21 tahun 2022 berlangsung di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN IGB) Sugriwa kampus Bangli. Sebagai tuan rumah, Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana, merasa bangga dan bersyukur.

“Kami, keluarga besar UHN, mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agama RI dan jajaran yang telah mempercayakan UHN sebagai salah satu tuan rumah rangkaian kegiatan AICIS Ke-21,” kata Sudiana, Kamis (3/11/2022).

Menurut dia, ini menjadi momentum yang sangat berharga bagi UHN untuk menunjukkan semangat civitas akademika dalam menyosialisasikan dan implementasi nilai-nilai moderasi beragama di Pulau Dewata. AICIS ke-21 menjadi sarana menggemakan UHN sebagai kampus kerukunan. “Kami berharap, diskusi-diskusi yang berlangsung dalam AICIS ini dapat meluaskan wawasan civitas akademi, khususnya bagi UHN,” tegasnya.

Baca Juga :  Tersesat di Gunung Agung, 2 WNA Ditemukan Selamat

Libatkan Lintas Agama

Diskusi AICIS ke-21 dibuka oleh Kepala Sub Direktorat Pengembangan Akademik Direktorat PTKI, M. Adib Abdushomad, mewakili Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI. Adib Abdushomad merasa bangga dan tersentuh atas pelaksanaan AICIS yang melibatkan pihak lintas agama.

“Terima kasih Bapak Rektor UHN beserta jajaran yang telah menyiapkan acara ini. Kegiatan ini sangat luar biasa sebagai salah satu implementasi kerukunan di tengah semangat moderasi beragama. Kita lanjutkan saja ke depan seperti ini, setuju?” kata Gus Adib sapaan akrabnya.

Gus Adib menyampaikan, AICIS kali ini melibatkan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri selain Islam. Hal ini bagai cerminan bahwa masyarakat Indonesia mampu merajut kebersamaan, kebangsaan, ke-Indonesia-an, dan kemanusiaan. “AICIS di Bali ini juga menunjukkan bidang akademik sangat relevan mengusung isu-isu inklusifisme, nilai-nilai toleransi, dan kajian-kajian berbagai agama untuk berkontribusi di dalamnya serta bermanfaat untuk kemanusiaan,” katanya.

Baca Juga :  Sosialisasi Praperkawinan Hindu, Wujudkan Keluarga “Sukhinah Bhawantu”

Gubernur Bali diwakili Asisten Setda Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra, menyampaikan apresiasi atas diskusi tersebut Menurut dia, pembangunan di daerah Bali juga tidak lepas dari peran serta tokoh-tokoh agama dan seluruh umat yang berhasil mewujudkan kerukunan. Terlebih pemerintah menetapkan tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi.

“Kami mengajak seluruh elemen, khususnya para tokoh, akademisi, dan seluruh umat beragama untuk bersama-sama mewujudkan hal ini. Semoga kegiatan ini menghasilkan kesepakatan dan kebermanfaatan untuk kemajuan masyarakat dan kehidupan secara luas,” kata Gede Indra. (dbc)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Ayo, Hadiri DTIK Festival 2023 di Lumintang! Ada Banyak Agenda Menarik

Edukasi

Mahasiswa Unud Lakukan Edukasi tentang Susu dan Jamu di Panti Asuhan Tat Twam Asi

Edukasi

Sosialisasi Praperkawinan Hindu, Wujudkan Keluarga “Sukhinah Bhawantu”

Ekbis

Presiden Jokowi Resmikan Gedung VVIP Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Segitiga Emas

Peristiwa

Tujuh Wilayah di Bali Terdampak Banjir dan Longsor

Peristiwa

Pawai HUT Ke-80 RI di Tabanan

Peristiwa

Jelang WWF, Anjing Liar di Kelurahan Serangan Divaksin

Peristiwa

Pelebon Raja Denpasar IX Gunakan Bade Tumpang 11 dan Libatkan 12 Sulinggih