Home / Unik Bali

Minggu, 18 Juni 2023 - 19:55 WIB

Dibuka Megawati, PKB XLV Berlangsung hingga 16 Juli 2023

Pembukaan PKB XLV Tahun 2023 oleh Megawati Soekarnoputri, di depan Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (18/6/2023).

Pembukaan PKB XLV Tahun 2023 oleh Megawati Soekarnoputri, di depan Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (18/6/2023).

DENPASAR – Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 dibuka secara resmi oleh Presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, di depan Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (18/6/2023). Pembukaan PKB ditandai dengan pemukulan gamelan kempli oleh Megawati didampingi Gubernur Bali Wayan Koster.

Dalam pembukaan PKB XLV sekaligus ditampilkan peed aya (pawai) PKB. Peed aya diawali dengan garapan “Siwa Nataraja” yang dipersembahkan oleh Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Kemudian berlanjut dengan penampilan peed aya duta dari sembilan Kabupaten/Kota se-Bali.

Megawati memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Bali yang sangat antusias menyaksikan PKB. Mega mengatakan, Bali adalah anugerah, walaupun luasannya sangat kecil dibandingkan pulau lainnya di Indonesia. “Namun Bali sangat kental dengan tradisi warisan leluhur, dan masih tetap dilestarikan hingga saat ini,” kata Ketua Dewan Pengarah BPIP dan Ketua Dewan Pengarah BRIN itu.

Baca Juga :  Made Wijana Warisi Seni Lukis Wayang Kaca Khas Desa Nagasepeha

Pembukaan PKB tahun 2023 turut dihadiri Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Kepala LKPP RI. Selain itu, hadir para pejabat Pemprov Bali beserta jajaran dan pimpinan Pemkab/Pemkot se-Bali.

Baca Juga :  Prosesi “Ngajum” Jelang Pelebon Raja Denpasar IX

PKB tahun 2023 mengangkat tema “Segara Kerthi Prabhaneka Sandhi” (Samudra Cipta Peradaban). PKB akan dilaksanakan dari tanggal 18 Juni s.d 16 Juli 2023 di Taman Budaya Provinsi Bali (Art Centre).

Materi PKB sebanyak 10 kegiatan, meliputi peed aya (pawai), rekasadana (pergelaran), utsawa (parade), wimbakara (lomba), kandarupa (pameran), kriyaloka (lokakarya), widyatula (sarasehan), Adi Sewaka Nugraha (Penghargaan Pengabdi Seni), Bali World Culture Celebration (Perayaan Budaya Dunia), dan Jantra Tradisi Bali (Pekan Kebudayaan Daerah). (dbc)

Share :

Baca Juga

Unik Bali

Simbol Kesuburan, Ngusaba Bukakak di Desa Giri Emas Setiap 2 Tahun Sekali

Unik Bali

Pasobyahan Awig-awig Desa Adat Sangkanbuana

Dari Desa

Desa Adat Padangbulia Gelar Tradisi Meamuk-amukan Saat Malam Pengrupukan

Edukasi

Bercerita Pembangunan Taman Ayun, Prasi Sepanjang 4 Meter Diselesaikan 17 Orang

Unik Bali

Ada Tiga Kelompok “Rerainan”, Berikut Penjelasannya!

Edukasi

Prof P. Windia Ungkap Tiga Penopang Utama Keberlanjutan Kebudayaan Bali

Edukasi

Laut Itu Suci! Jangan Dikotori

Peristiwa

Patung Wisnu Murti Bakal Dibangun Kembali, Patung Bung Karno Dipindahkan