DENPASAR – Polda Bali mengajak masyarakat Bali agar tidak terprovokasi pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil Pemilu 2024. Hal itu ditegaskan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Panjaitan, selaku Kasatgas Humas Operasi Mantap Brata 2024 pada Minggu (25/2/2024).
Imbauan tersebut disampaikan berdasarkan banyaknya temuan-temuan terutama di media sosial, tentang konten ajakan-ajakan untuk menolak hasil Pemilu 2024 dan prokatif lainnya hingga mengarah ke SARA.
Dengan adanya konten-konten hoaks dan prokatif seperti itu, Polda Bali mengajak seluruh masyarakat Bali agar tidak mudah percaya dengan konten tersebut. Karena itu sangat membahayakan keamanan.
“Apalagi kita ketahui bersama perekonomian Bali hampir 70% hidup dari sektor pariwisata yang dapat berdampak bila keamanan, kedamaian, dan ketertiban tidak kita jaga bersama khususnya di Provinsi Bali,” ujar Kombes Pol Jansen Panjaitan.
“Mari kita jaga keamanan agar Bali tetap ajeg, aman dan damai, sehingga pariwisata dan roda perekonomian tetap berjalan normal,” ajaknya.
Perihal permasalahan Pemilu, lanjut dia, serahkan, percayakan prosesnya pada jalur dan prosedur yang telah berlaku, baik melalui pihak KPU maupun Bawaslu, yang hingga saat ini masih terus bekerja. “Kita tunggu hasil Pemilu 2024 dari KPU,” imbuhnya.
Kasatgas Humas Operasi Mantap Brata 2024 itu menambahkan, Polda Bali serta jajaran juga akan tetap mengawal dan mengamanankan setiap tahapan Pemilu 2024 dari awal hingga akhir. (dbc)















