Home / Peristiwa

Senin, 4 Desember 2023 - 09:04 WIB

Longsor di Karangasem Renggut 1 Korban Jiwa dan 2 Luka-luka

BPBD Kabupaten Karangasem bersama tim gabungan melakukan upaya penanganan saat longsor yang terjadi di Dusun Kampung Anyar, Desa Bukit, Karangasem, Bali, Minggu (3/12/2023).

BPBD Kabupaten Karangasem bersama tim gabungan melakukan upaya penanganan saat longsor yang terjadi di Dusun Kampung Anyar, Desa Bukit, Karangasem, Bali, Minggu (3/12/2023).

KARANGASEM – Satu warga menjadi korban tanah longsor di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali pada Minggu (3/12/2023). Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan korban meninggal tertimbun longsor yang terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi disertai kondisi tanah yang labil di Dusun Kampung Anyar, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem sekitar pukul 22.30 WITA.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menjelaskan korban meninggal tertimpa reruntuhan longsor berupa tembok yang menimpa asrama pondok pesantren di Dusun Kampung Anyar. Diketahui wilayah tersebut sudah lama tidak turun hujan. Meski sejumlah wilayah sudah memasuki musim hujan, namun titik ini baru diguyur hujan lebat dengan durasi lama.

“Wilayah longsor ini memang sudah lama tidak terjadi hujan, baru ini ada hujan deras dan lama, mungkin hal ini yang membuat kondisi tanah labil hingga menyebabkan longsor,” ujar Arimbawa melalui sambungan telepon, Senin (4/12/2023).

Baca Juga :  Bangkitkan Kesadaran Warga Binaan, Yayasan PSCB “Dharma Tula” di Lapas Singaraja

Hasil asesmen sementara, longsor ini juga menyebabkan satu bangunan terdampak dan dua warga luka sedang. Sebagai langkah penanganan darurat, dua warga terluka sudah dilarikan ke rumah sakit RSUD Karangasem untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Arimbawa menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait di antaranya memasang garis pembatas polisi disekitar lokasi longsor. “Kami sudah berkoordinasi dengan Polres setempat untuk memasang garis pembatas polisi dilokasi kejadian, supaya warga tidak ada yang mendekat untuk antisipasi longsor susulan,” ujarnya.

Selain itu, sejumlah santri yang lain sudah dievakuasi ke tempat lokasi yang aman. Senin pagi dijadwalkan BPBD Kabupaten Karangasem bersama tim gabungan melakukan apel bersama dan dilanjutkan ke lokasi kejadian guna melakukan asesmen tambahan. Upaya pemenuhan kebutuhan dasar juga tengah dilakukan oleh para pemangku kebijakan melalui distribusi logistik bagi para warga terdampak.

Baca Juga :  Sekda Buleleng Harap Raker Staf Ahli Se-Bali Bisa Wujudkan Zero Rabies

Hingga kini, tim gabungan juga telah masih bersiaga guna melakukan percepatan penanganan darurat dan mengantisipasi adanya potensi longsor susulan dilokasi kejadian. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya tanah longsor.

Ketika tidak terjadi hujan, warga dapat bergotong royong untuk mengidentifikasi kondisi tanah labil yang ada di sekitar. Apabila terjadi hujan deras dengan durasi panjang, warga dapat segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman. dbc

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Ibu Meninggal dan Ayah Sakit, Siswa SMK Ini Terpaksa Bekerja untuk Biayai Dua Adiknya

Peristiwa

Tujuh Wilayah di Bali Terdampak Banjir dan Longsor

Peristiwa

Tersesat di Gunung Agung, 2 WNA Ditemukan Selamat

Komunitas

Wali Kota Denpasar Lepas Mudik Lebaran Ikawangi

Peristiwa

27 Mobil Hasil Penggelapan Ditemukan di Desa Sidatapa

Peristiwa

Mengaku Kejambretan, Dua Karyawan SPBU Ternyata Gelapkan Uang Rp671 Juta

Edukasi

Peroleh 177 Emas, Badung Sabet Juara Umum Porprov Bali XV

Peristiwa

Puncak HANI 2025 di Karangasem Diisi Penyalaan Lilin