Home / Peristiwa

Minggu, 1 September 2024 - 08:38 WIB

TNI-Polri Siaga Amankan KTT IAF Ke-2 di Bali: 13.400 Personel Dikerahkan

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau langsung kesiapan pengamanan IAF ke-2 dan HLF MSP di Bali, Sabtu (31/8/2024)/ dok. Polri.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau langsung kesiapan pengamanan IAF ke-2 dan HLF MSP di Bali, Sabtu (31/8/2024)/ dok. Polri.

NUSA DUA – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau langsung kesiapan pengamanan untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership (HLF MSP) di Bali.

Kapolri dan Panglima TNI memastikan bahwa seluruh personel gabungan TNI-Polri siap mengamankan pelaksanaan event internasional tersebut. Berbagai upaya dan persiapan telah dilakukan untuk mendukung kelancaran acara ini.

“Tentunya seluruh personel TNI-Polri siap mengamankan kegiatan ini. Terkait berbagai macam ancaman, kami telah melakukan antisipasi. Dibentuklah satuan tugas khusus, di mana Polri memiliki delapan satgas, mulai dari pencegahan hingga bantuan operasi,” ujar Kapolri dalam keterangan resminya, Sabtu (31/8/2024).

Selain mengantisipasi ancaman keamanan, Kapolri menjelaskan bahwa Polri juga telah membentuk satgas khusus untuk mencegah penyebaran virus Mpox. Satgas ini akan melakukan skrining sejak kedatangan delegasi negara lain di Bali.

Baca Juga :  Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari Tinjau Gudang Logistik KPU Kota Denpasar

“Termasuk mengantisipasi isu terkini terkait Mpox. Sejak awal kedatangan di bandara, telah disiapkan satgas khusus yang memonitor dengan menggunakan thermal scanner,” jelas Listyo Sigit Prabowo.

Satgassus tersebut juga telah menyiapkan langkah-langkah penanganan jika ditemukan indikasi awal wabah Mpox.

“Jika ditemukan ada indikasi kesehatan yang kurang baik, maka segera diamankan dan dibawa ke ICU untuk diperiksa lebih lanjut. Jika diperlukan, pasien akan dibawa ke rumah sakit rujukan,” terang Kapolri.

Untuk menjamin keamanan dan mengurangi potensi kemacetan, kepolisian juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Terkait hal ini, Kapolri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Bali jika nantinya akan ada gangguan di jalan raya selama berlangsungnya KTT tersebut.

Baca Juga :  Kurator PKB Tegaskan Petruk Tak Dilarang Tampil, Hanya Diingatkan Jaga Etika

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali, karena terkait pelaksanaan KTT ini, memang ada beberapa rekayasa yang kami lakukan,” kata Kapolri.

“Kami mohon maaf jika kegiatan masyarakat sedikit terganggu, namun ini semua demi kelancaran acara. Kami berharap masyarakat mendukung, apalagi saat ini juga ada situasi yang terkait dengan rangkaian Pilkada. Semua kegiatan harus berjalan dengan baik dan ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambah Kapolri.

Sementara itu, Panglima TNI menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah personel gabungan dan alutsista untuk menjamin keamanan event internasional tersebut. “Kami menyiapkan 13.400 personel, alutsista, helikopter, 4 KRI, dan pesawat F16 di sekitar Bali,” jelas Panglima TNI. (db)

Sumber: infopublik.id

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Imigrasi Singaraja Deportasi WNA yang Bertindak Tak Senonoh di Pura Besakih

Dari Desa

Desa Kemenuh Siapkan Sanksi Tegas bagi Pembuangan Sampah Liar

Peristiwa

Plt. Bupati Klungkung Berpesan Para “Balian” Jalankan Profesi Sesuai Etika

Peristiwa

TPA Biaung Ditutup, Pembuang Sampah Ditindak Tegas!

Peristiwa

Elon Musk Luncurkan Starlink di Bali, Pentingnya Koneksi Internet untuk Kemakmuran

Komunitas

Rp1,3 Miliar Lebih untuk Insentif Pekaseh di Jembrana

Peristiwa

Puncak HANI 2025 di Karangasem Diisi Penyalaan Lilin

Ekbis

“Groundbreaking” Sentra Pengolahan Beras Terpadu di Desa Penyaringan Jembrana