Home / Politika

Kamis, 30 November 2023 - 08:06 WIB

Pj Bupati Buleleng Lantik 15 Perbekel, Diharap Menjawab Tantangan Pembangunan Desa

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Perbekel Terpilih Hasil Pemilihan Perbekel Serentak Tahun 2023 dan Perbekel Antar Waktu di Kabupaten Buleleng.

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Perbekel Terpilih Hasil Pemilihan Perbekel Serentak Tahun 2023 dan Perbekel Antar Waktu di Kabupaten Buleleng.

BULELENG – Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, melakukan Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Perbekel Terpilih Hasil Pemilihan Perbekel Serentak Tahun 2023 dan Perbekel Antar Waktu, di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Rabu (29/11/2023).

Dalam acara itu dilantik sebanyak 15 perbekel terpilih, meliputi Kecamatan Gerokgak terdiri dari Perbekel Tukadsumaga, Musi, Banyupoh, dan Patas. Untuk Kecamatan Seririt terdiri dari Perbekel Pangkungparuk dan Patemon.  Kecamatan Banjar terdiri dari Perbekel Sidatapa dan Dencarik.

Kecamatan Busungbiu terdiri dari Perbekel Sepang Kelod. Kecamatan Buleleng terdiri dari Perbekel Tukadmungga. Kecamatan Sawan terdiri dari Perbekel Sangsit dan Bungkulan. Kecamatan Tejakula terdiri Perbekel Sembiran, Bondalem, dan Tembok.

Pj Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengatakan, kinerja sebuah pemerintahan desa menjadi cerminan kemajuan sebuah kabupaten, maka dari itu harus ada target yang dicapai demi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegur Gubernur Bali soal Sampah

Melalui pelantikan ini diharapkan seluruh perbekel di Buleleng dapat menjawab tantangan pembangunan desa yang semakin kompleks, serta mampu menempatkan diri di atas semua kepentingan masyarakat desa.

Lebih lanjut, Ketut Lihadnyana menerangkan, desa sebagai entitas pemerintahan yang mampu mengelola sumber daya desa telah dibuatkan undang-undang agar desa memiliki otoritas secara mandiri mengatur desa, desa mendekatkan pelayanan, desa yang mampu menjalankan urusan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, pemberdayaan.

Tentunya dalam mengelola anggaran desa, pihaknya menekankan harus adanya target yang menjadi penilaian dari kabupaten. Target tersebut seperti pengentasan kemiskinan, penurunan pengangguran, penurunan angka stunting, pemenuhan kebutuhan pangan, pembangunan infrastruktur, peningkatan perekonomian desa dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat desa.

“Sesuai tupoksi kabupaten yang akan melakukan pengawasan desa, agar memastikan anggaran benar direalisasikan untuk kepentingan masyarakat,” tegas Ketut Lihadnyana.

Baca Juga :  Gunung Semeru Erupsi, 1.979 Jiwa Mengungsi

Sementara itu, Dewa Ketut Wiliasmawan, Perbekel Desa Tembok dilantik menerangkan, beberapa strategi yang akan dilakukan olehnya untuk mengelola desa ke depan. Seperti peningkatan lapangan pekerjaan bekerja sama dengan beberapa investor, melengkapi gizi kepada anak dengan melalui posyandu.

Sisi perkembangan digitalisasi juga diperhatikan olehnya, dengan memaksimalkan tower bambu yang sebelumnya sudah didirikan melalui bantuan investor yang nantinya akan dikembangkan dengan posisi titik kawasan internet yang lebih luas lagi di sekitar desa.

“Strategi yang akan saya jalankan, dengan maksimalkan program yang sedang berjalan bahkan akan dikembangkan lagi lewat berbagai inovasi, semoga saya bisa mengemban tugas ini yang harapannya dapat memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat desa,” tutupnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Politika

Karena Hal Ini, KPU Bali Musnahkan Ribuan Lembar Surat Suara Pemilu

Politika

KPU Bali Tetapkan Koster-Giri Pemenang Pilgub 2024

Politika

Kabupaten Buleleng Raih Penghargaan IMDI 2024 Nasional

Politika

Pilkada Serentak 2024, Pjs Wali Kota Denpasar: Ayo Jangan Golput!

Edukasi

Jadilah Pemilih Cerdas! Jangan Lupa Cek Rekam Jejak Calon

Politika

KPU Resmi Menetapkan Nomor Urut Capres-Cawapres Pemilu 2024

Politika

Bawaslu Bali Libatkan Kelompok Perempuan Buleleng Bangun Kesadaran Menjaga Proses Pemilu

Politika

Presiden Prabowo Tegur Gubernur Bali soal Sampah