DENPASAR – Pancaran senyum tersirat pada wajah seorang remaja bernama Anak Agung Bagus Wiranegara (15) saat menyambut kedatangan Ketua K3S Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara pada Rabu, 7 September 2022. Remaja yang biasa disapa Gung Gus itu merupakan anak yatim yang menerima bantuan dari program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL).
Penyerahan bantuan itu dilakukan di kediaman Gung Gus di Jalan Letda Sudji, Kelurahan Dangin Puri, Denpasar Timur. Adapun bantuan yang diserahkan berupa uang tunai dan peralatan tempat tidur. Dengan penuh haru, Gung Gus bersama kedua adiknya secara simbolis menerima bantuan itu dari Sagung Antari Jaya Negara.
Gung Gus kini menjadi tulang punggung keluarganya. Ia mengambil alih peran sang ayah Anak Agung Ketut Muladi yang mengalami sakit dan tidak mampu bekerja. Sedangkan sang ibu Ni Wayan Sunardi telah meninggal dunia pada 2020 lalu.
Sembari menyerahkan bantuan, Sagung Antari menyampaikan pesan dan harapan kepada Gung Gus dan kedua adiknya. “Apapun keadaannya, tetaplah belajar dan bersemangat. Ibu pesan, kalian harus tetap belajar, banyak membaca, kemudian belajar bahasa asing seperti bahasa Inggris karena tentu akan banyak bermanfaat bagi kehidupan Gung Gus dan adik-adik nanti,” ucapnya.
Dengan patuh dan seksama Gung Gus menyimak pesan itu. Kedatangan Sagung Antari Jaya Negara beserta rombongan ke kediamannya tentu menyuntikkan energi dan semangat baru bagi anak remaja itu.
Untuk mendapat penghasilan, Gung Gus yang saat ini tercatat sebagai siswa kelas X SMK Wira Bhakti Denpasar, setiap sore harinya berjualan nasi jinggo merangkap sebagai juru parkir di halaman salah satu restoran pizza di Jalan Teuku Umar.
“Terima kasih atas perhatian Ibu dan tim yang diberikan kepada saya, adik-adik saya, dan juga ayah saya. Saya akan terus berusaha dan tetap belajar. Saya ingin jadi orang sukses dan bisa menyekolahkan adik-adik saya setinggi-tingginya,” ungkap Gung Gus.
Kepala Dinsos Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, menjelaskan pemberian bantuan kali ini sebagai wujud realisasi dari program bantuan sosial yang menyasar anak yatim di Kota Denpasar. Bantuan sosial ini dapat terlaksana melalui program dana TJSL BPR Lestari Peduli Anak Yatim yang disalurkan melalui K3S Kota Denpasar. “Ini juga adalah sebagai role model dari Layanan Pojok Kebaikan (Pobia) Dinsos Kota Denpasar, yang merupakan suatu rujukan layanan terpadu di kota Denpasar,” katanya.
Selain mencari nafkah, Gung Gus tetap harus mengganti peran ibunya untuk menyiapkan kebutuhan adik-adiknya dan juga memasak di rumah. “Remaja seperti Gung Gus harus tetap kita semangati agar dia tidak berputus asa. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan tentunya menambah semangatnya dalam berusaha dan belajar,” pungkas Laxmy Saraswaty. (dbc)















