Home / Turisme

Minggu, 17 Maret 2024 - 11:43 WIB

Aplikasi Visit North Bali Sajikan Beragam Potensi Pariwisata Kabupaten Buleleng

Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng membangun sebuah aplikasi yang bernama Visit North Bali. 

Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng membangun sebuah aplikasi yang bernama Visit North Bali. 

BULELENG – Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng (Dispar Buleleng) membangun sebuah aplikasi yang bernama Visit North Bali. Aplikasi ini dibangun karena melihat sekian banyak potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Buleleng serta mengikuti dinamika perkembangan zaman saat ini yang beralih ke digital.

Kabid Pemasaran Dispar Kabupaten Buleleng, Agus Widya Suputra, mewakili Kadispar Buleleng, menyampaikan bahwa di dalam aplikasi ini terdapat berbagai jenis informasi destinasi pariwisata, informasi hotel, aktivitas wisata, penyewaan mobil, manicure, produk ekonomi kreatif, rumah sakit, pasar serta pendukung lainnya dengan penggunaan sesimpel mungkin.

“Di sana interface-nya gampang yang Traveloka, dan itu akan lebih mudah bagi para wisatawan khususnya yang akan datang ke Kabupaten Buleleng untuk mencari informasi terkini terkait apa yang ada di Kabupaten Buleleng,” ucapnya, Jumat (15/3/2024).

Baca Juga :  Fokus Destinasi Baru, Buleleng Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan

Terkait fitur-fitur di dalamnya, Agus Widya menyebutkan, terdapat rating yang akan diisi oleh pengunjung atau wisatawan itu sendiri, traffic pengunjung serta kolom komentar. Sehingga itu menjadi follback bagi Dinas Pariwisata jika seandainya ratingnya kurang.

Untuk aplikasi ini, Dispar Buleleng sudah menyosialisasikan dengan menggunakan beberapa skema. Seperti model iklan di media sosial (medsos), tampilan di videotron, dan jasa sosial manajemen yang akan mempromosikannya.

Baca Juga :  PAKB 2025: Ketahanan Budaya di Tengah Arus Pariwisata

“Aplikasi ini masih progres updateting data. Astungkara pada saat HUT Kota Singaraja sudah bisa di-launching dan digunakan oleh masyarakat luas,” ujar Agus Widya.

Harapannya, dengan adanya aplikasi ini bisa lebih memudahkan dan memberikan akses informasi kepada masyarakat. Utamanya kepada wisatawan yang nantinya datang ke Kabupaten Buleleng untuk bagaimana mereka mudah akses informasi terkait kepariwisataan.

“Mudah-mudahan ini menjadi sebuah brand bagi Kabupaten Buleleng. Bahwa Kabupaten Buleleng ini sudah mengadopsi digitalisasi dalam pemberian informasi,” tandasnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Ekbis

Mendag Buka Bhinneka Culture Festival 2023 di Pantai Jerman Kuta

Turisme

Presiden Prabowo Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital

Turisme

Imigrasi Bali Bagikan ‘Kartu Larangan dan Kewajiban’ kepada Wisman

Komunitas

Peringatan Satu Tahun Penerbangan Kembali, Awak Kabin Jetstar Bersih-bersih di Pantai Kelan

Ekbis

Presiden Jokowi Berharap Pasar Seni Sukawati Semakin Dikenal

Komunitas

“Peace Run” untuk Bangkitkan Pariwisata

Ekbis

Menparekraf: Bali Harus Jadi Center of Excellent Pengelolaan Desa Wisata

Turisme

Jembatan Kaca Pertama di Asia Tenggara, Lokasinya Sebelah Air Terjun Tegenungan