Home / Turisme

Jumat, 11 November 2022 - 18:08 WIB

Jembatan Kaca Pertama di Asia Tenggara, Lokasinya Sebelah Air Terjun Tegenungan

Jembatan kaca di atas Sungai Petanu, tepat di sebelah Air Terjun Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

Jembatan kaca di atas Sungai Petanu, tepat di sebelah Air Terjun Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

GIANYAR – Wisata jembatan kaca pertama di Asia Tenggara, tepatnya di Kabupaten Gianyar, resmi dibuka untuk umum. Peresmian dilakukan di bagian barat Jembatan Kaca Bali atau Glass Bridge Bali Kaishi di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Sukawati, Gianyar pada Jumat 11 November 2022.

Menjadi wahana baru dengan pemandangan menarik dari atas Sungai Petanu, jembatan kaca pertama yang terbentang sepanjang 188 meter dan tinggi 66 meter ini akan memberi sensasi baru bagi para pecinta tantangan uji adrenalin. Jembatan dibangun di dua tebing yang menghubungkan Banjar Blangsinga, Desa Saba, Blahbatuh di sebelah timur dan Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Sukawati, di sebelah barat.

Baca Juga :  Pengunjung Taman Edelweis Merosot Drastis Sejak November 2022

“Pembangunan jembatan ini dengan penanaman modal asing (PMA), dan secara khusus mendatangkan tenaga ahli dari China,” ujar pemilik Bali Glass Bridge, Dewa Sukrawan.

Lebih lanjut diutarakan, pembangunan jembatan kaca seharusnya bisa selesai dengan waktu enam bulan. Tapi, karena ada pandemi Covid-19, jadwalnya melorot menjadi dua tahun. Selain itu, dia bersyukur karena didukung komponen masyarakat Desa Kemenuh, Desa Saba, dan jajaran pemerintah mulai dari tingkat desa hingga ke tingkat pusat.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, mewakili Gubernur Bali, sangat mengapresiasi pembangunan jembatan dan pembukaan jembatan kaca ini. Dia optimis akan menambah daya tarik destinasi wisata Bali yang terkenal dengan budaya dan juga alamnya.

Baca Juga :  Inagurasi “Tejarasmi” Awali Denfest Ke-15, Berlangsung hingga 25 Desember 2022

“Terima kasih karena Indonesia Bali Kaishi telah membuka objek wisata ini,” pujinya, sembari menilai wahana ini dapat meningkatkan perekonomian di Gianyar, juga Bali secara keseluruhan.

Tiket masuk ke sini dibedakan menjadi tiga kategori, yakni tamu lokal Bali, domestik dan wisatawan mancanegara. Untuk tiket masih tentatif, di kisaran Rp100 ribu sampai Rp200 ribu. (dbc)

Share :

Baca Juga

Turisme

Wisman Sambut Baik Lovina Festival 2023

Ekbis

Delegasi TWG Nikmati Seni Budaya Bali di Atas Kapal Pinisi

Turisme

Aplikasi Visit North Bali Sajikan Beragam Potensi Pariwisata Kabupaten Buleleng

Ekbis

ITIF Perkuat Realisasi Investasi Hijau Sektor Pariwisata

Turisme

Imigrasi Bali Bagikan ‘Kartu Larangan dan Kewajiban’ kepada Wisman

Turisme

Tiga Desa Wisata di Buleleng Wakili Bali dalam Ajang BTV V

Turisme

8 Pantai di Kawasan Wisata Sanur

Turisme

Turyapada Tower Resmi Dibuka untuk Umum, Pengunjung Masih Dibatasi