Home / Turisme

Sabtu, 8 Februari 2025 - 21:44 WIB

Fokus Destinasi Baru, Buleleng Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan

Dispar Buleleng saat ini fokus pengembangan destinasi wisata baru untuk memenuhi target kunjungan  1,7 juta wisatawan pada tahun 2025.

Dispar Buleleng saat ini fokus pengembangan destinasi wisata baru untuk memenuhi target kunjungan  1,7 juta wisatawan pada tahun 2025.

BULELENG – Target kunjungan wisatawan ke Kabupaten Buleleng pada tahun 2025 dipatok sebesar 1,7 juta orang, yang terdiri dari 1 juta wisatawan domestik dan 700.000 wisatawan mancanegara.

“Suksesnya pencapaian target ini sangat bergantung pada pengembangan destinasi wisata baru yang dapat menawarkan pengalaman berbeda bagi para pengunjung,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng (Kadispar Buleleng) Gede Dody Sukma Oktiva Askara, pada Jumat 7 Februari 2025.

Kadispar menjelaskan, beberapa desa wisata potensial di wilayah Buleleng kini tengah digali lebih dalam, seperti Desa Julah, Desa Mayong, serta kawasan wisata Batu Ampar di barat.

Pihaknya berharap, dengan pengembangan lebih lanjut, desa-desa ini dapat menarik lebih banyak wisatawan, tidak hanya dari Bali, tetapi juga dari luar daerah, dengan menyediakan pengalaman wisata yang unik dan menarik.

Baca Juga :  Parade Budaya 9 Kecamatan Meriahkan HUT Ke-422 Kota Singaraja

“Kabupaten Buleleng kini tengah fokus pada pengembangan daya tarik wisata untuk mendukung perkembangan sektor pariwisata di Bali Utara. Pengembangan daya tarik wisata baru menjadi kunci untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Buleleng,” ucapnya.

Gede Dody menambahkan, Turyapada Tower yang memanfaatkan keindahan alam dan budaya lokal, juga menjadi salah satu daya tarik wisata yang tengah dikembangkan. Destinasi ini diharapkan dapat menjadi tambahan pilihan wisata yang lebih variatif.

Sementara itu, untuk mendukung pengembangan destinasi wisata ini, pembangunan infrastruktur dan konektivitas kawasan wisata juga menjadi perhatian serius. Salah satunya adalah perencanaan masterplan untuk pengembangan kawasan wisata Pantai Binaria Lovina.

Baca Juga :  Liburan Mudah dan Aman dengan Kartu Debit Global Wallet OCBC NISP

Dinas Pariwisata Buleleng juga tengah bekerja untuk mengoptimalkan konektivitas kawasan wisata melalui konsep “Triple B” (Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi), yang akan mempermudah akses wisatawan ke beberapa destinasi unggulan.

Dengan pengembangan daya tarik wisata yang menarik dan mendukung infrastruktur yang lebih baik, dirinya berkomitmen untuk menjadikan Buleleng sebagai destinasi unggulan yang mampu menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Kami optimistis dapat mencapai target 1,7 juta wisatawan dengan berbagai strategi promosi yang telah dirancang, mengikuti tren global yang menunjukkan peningkatan minat masyarakat untuk berwisata,” pungkas Gede Dody. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Imigrasi Mengamankan 23 WNA dalam Operasi Bali Becik di Tempat Penginapan

Intermeso

Parade Budaya 9 Kecamatan Meriahkan HUT Ke-422 Kota Singaraja

Turisme

Fun Run Surya Metu Festival di Nusa Penida

Turisme

Retribusi 10 Dollar AS bagi Wisman di Bali Telah Disahkan, Begini Alur Pembayarannya

Turisme

Menparekraf Imbau Masyarakat Terapkan Prosedur CHSE Saat Libur Nataru 2023/2024

Ekbis

Menparekraf: Bali Harus Jadi Center of Excellent Pengelolaan Desa Wisata

Peristiwa

PAKB 2025: Ketahanan Budaya di Tengah Arus Pariwisata

Komunitas

“Peace Run” untuk Bangkitkan Pariwisata