Home / Dari Desa / Peristiwa

Sabtu, 24 Juni 2023 - 00:03 WIB

Antisipasi Rabies, Pemdes Baktiseraga Miliki Strategi Jitu

Vaksinasi hewan penular rabies di wilayah Desa Baktiseraga, Buleleng, dengan mendatangi rumah-rumah warga. (ist)

Vaksinasi hewan penular rabies di wilayah Desa Baktiseraga, Buleleng, dengan mendatangi rumah-rumah warga. (ist)

BULELENG – Pemerintah Desa (Pemdes) Baktiseraga, Buleleng, memiliki strategi jitu yang efektif mencegah rabies mewabah pada populasi anjing di wilayahnya. Strategi tersebut adalah memaksimalkan peran jejaring pemerintah desa dalam pelaksanaan vaksinasi rabies terhadap populasi anjing di wilayahnya baik peliharaan maupun liar.

Perbekel Desa Baktiseraga, Gusti Putu Armada, Selasa (20/6/2023), mengungkapkan pelaksanaan vaksinasi rabies di wilayahnya bisa memakan waktu 5 hari atau lebih. Informasi disampaikan ke masyarakat melalui kelian dusun dan ketua RT. Sedangkan terkait vaksinasi anjing liar, perangkat desa akan siaga menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga :  Strategi Perumda Tirta Hita Buleleng Antisipasi Kemarau Panjang

Menurut Armada, peran serta masyarakat pemilik anjing sangat penting untuk pencegahan rabies sehingga dapat ditangani bersama. Aturan terkait itu telah terfasilitasi oleh hadirnya peraturan desa atau perdes.

Komunikasi dengan perangkat daerah terkait yaitu Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan pun senantiasa dijalin. Setiap ada vaksinasi atau kegiatan lainnya terkait rabies, pihaknya selalu menjaga koordinasi antar perangkat desa untuk berkomunikasi ke masyarakat.

“Kesempatan itu kami gunakan sebaik mungkin, kami bekerjasama dengan baik dan mengantarkan ke target vaksinasi, kondisi masyarakat apabila ada kasus gigitan juga kami segera laporkan,” akata Armada.

Baca Juga :  2 Orang Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terima Santunan Kematian

Strategi tersebut membuahkan hasil. Faktanya, hingga kini angka kasus gigitan anjing terbilang sedikit di Desa Baktiseraga yaitu hanya 2 dalam sebulan terakhir. Hal tersebut karena anjing peliharaan masyarakat telah tervaksinasi seluruhnya. Sedangkan kasus kematian akibat rabies juga terhitung nihil.

“(Rabies) tidak ada di Baktiseraga, syukur dan semoga tidak akan ada itu. Tetapi, tetap ini kita harus waspada,” tutup Gusti Putu Armada. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Ibu Meninggal dan Ayah Sakit, Siswa SMK Ini Terpaksa Bekerja untuk Biayai Dua Adiknya

Peristiwa

Polres Klungkung Ringkus 24 Tersangka Narkoba Selama Tahun 2022

Peristiwa

Jelang WWF, Anjing Liar di Kelurahan Serangan Divaksin

Peristiwa

Masuki Puncak Kemarau, Bali Justru Diguyur Hujan, Kok Bisa?

Dari Desa

Masyarakat Desa Sidakarya Dambakan Akses Jalan Menuju Pantai

Ekbis

Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Pembangunan Tiga Tahap, Total Investasi 24,6 T

Peristiwa

Gunung Semeru Erupsi, 1.979 Jiwa Mengungsi

Edukasi

Rektor UHN: AICIS Ke-21, Semangat Moderasi Beragama dan Kampus Kerukunan