Home / Dari Desa

Kamis, 18 Mei 2023 - 22:32 WIB

Masyarakat Desa Sidakarya Dambakan Akses Jalan Menuju Pantai

Masyarakat Desa Sidakarya bergotong royong melakukan aksi penghijauan dan bersih sampah di pesisir Pantai Sidakarya, Kota Denpasar pada Kamis, 18 Mei 2023. (ist)

Masyarakat Desa Sidakarya bergotong royong melakukan aksi penghijauan dan bersih sampah di pesisir Pantai Sidakarya, Kota Denpasar pada Kamis, 18 Mei 2023. (ist)

DENPASAR – Masyarakat Desa Sidakarya bergotong royong melakukan aksi penghijauan dan bersih sampah di pesisir Pantai Sidakarya pada Kamis, 18 Mei 2023. Kegiatan ini melibatkan BPD, LPM, kelompok nelayan Desa Sidakarya, kelian banjar se-Desa Adat Sidakarya, sekaa teruna Desa Sidakarya, dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.

“Kegiatan ini kita laksanakan berkaitan dengan HUT Desa Sidakarya yang ke-41, kemudian dirangkai dengan Bulan Bung Karno dan bulan Bhakti Gotong Royong LPM,” kata Perbekel Desa Sidakarya, I Wayan Madrayasa.

Baca Juga :  Jaya Negara Mendem Pedagingan di Prajapati Pura Kahyangan Sumerta

Kegiatan bersih-bersih pantai seperti ini agak jarang dilakukan. Hal itu karena untuk menuju Pantai Sidakarya, masyarakat tidak memiliki akses. “Jika kita mau ke pantai harus melewati Desa Sanur Kauh dengan menyeberang melewati laut memakai jukung,” tambahnya.

Baca Juga :  Lomba Ogoh-ogoh Desa Adat Karangasem, STT Banjar Pebukit Raih Juara I

Madrayasa berharap melalui kegiatan ini pemerintah bisa membantu merealisasikan akses masuk ke pantai supaya kelompok nelayan bisa beraktivitas di laut. “Hal tersebut akan berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Desa Sidakarya dan juga dapat dipergunakan sebagai tempat upacara keagaman seperti melasti dan kegiatan keagamaan lainnya,” tutupnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Dari Desa

Lomba Ngelawar dan Gebogan Sambut HUT Sekaa Teruna Banjar Geladag

Dari Desa

Penguatan Ketahanan Pangan, Kelurahan Padangsambian Tanam Cabai, Buah, dan Sayuran

Dari Desa

Desa Sudaji Terapkan Community Based Tourism

Dari Desa

Desa Kayu Putih Dirikan Perpustakaan, Sudah Koleksi 1.000 Buku

Dari Desa

Ngaben di Krematorium Bahagia Pekutatan, Rp13 Juta Sampai Nganyut

Dari Desa

Pembinaan Kader Posyandu Remaja Desa Dauh Puri Kaja

Dari Desa

Yowana Desa Adat Sangket Usung Ogoh-ogoh “Nandisuara”

Dari Desa

Bermula Nawur Sesangi, Sapi Gerumbungan Lestari Turun-temurun sebagai Pertunjukan