Home / Edukasi / Peristiwa

Senin, 28 November 2022 - 15:08 WIB

Peroleh 177 Emas, Badung Sabet Juara Umum Porprov Bali XV

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyerahkan piala bergilir kepada Kontingen Kabupaten Badung, Minggu 27 November 2022.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyerahkan piala bergilir kepada Kontingen Kabupaten Badung, Minggu 27 November 2022.

DENPASAR – Kontingen Kabpaten Badung kembali meraih juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali. Pada gelaran Porprov Bali XV tahun 2022, Badung berhasil memperoleh 177 emas, 124 perak, dan 132 perunggu. Dengan raihan ini, Badung mempertahankan juara untuk kesembilan kali berturut-turut.

Untuk peringkat kedua ditempati kontingen Kota Denpasar dengan raihan 146 emas, 150 perak, dan 156 perunggu. Sedangkan posisi ketiga direbut kontingen Kabupaten Buleleng dengan perolehan medali 75 emas, 71 perak, dan 102 perunggu.

Prosesi penutupan Porprov Bali XV/2022 yang dirangkai dengan gala dinner berlangsung di rumah jabatan Gubernur Bali di Jayasabha, Denpasar, Minggu (27/11/2022) malam. Penutupan ditandai penurunan bendera Porprov dan penekanan sirene untuk mematikan Api Suci Porprov Bali yang ada di Lapangan Niti Mandala, Renon, Denpasar.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyampaikan apresiasi atas penyelengaraan Porprov yang berjalan lancar dan sukses. Dikatakan, dari awal dia mengikuti perkembangan saat persiapan, pembukaan hingga pelaksanaan.

Koster juga mengapresiasi karena selama pertandingan tidak ada sesuatu membuat panas dan juga ribut-ribut yang membuat situasi yang tidak kondusif. “Semua berlangsung baik, seduai spirit kebersamaan sportivitas. Saya apresiasi atlet dan pelatih yang tertib dan disiplin serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Gubernur Koster menyampaikan selamat kepada peraih juara. “Bagi yang belum juara jangan merasa kecewa apalgi berlebihan. Tapi suatu spirit olahraga Bali yang penuh kebersamaan dan sportivitas,” katanya.

Baca Juga :  Pikap “Pamedek” Terbalik, Satu Meninggal Dunia di UGD

Dia menambahkan, dengan Porprov ini, Bali mampu mempertahankan ranking lima dalam PON Aceh dan Sumatera Utara. “Mulai sekarang petakan cabor unggulan untuk meraih target emas. Lakukan evaluasi, rembuk, dan rapat. Saya akan ikut turun supaya lebih baik lagi,” tutupnya.

Olahragawan/wati Terbaik

Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, menyampaikan pelaksanaan dan hasil Porprov. Menurut dia, secara keseluruhan berlangsung tertib dan lancar. “Meskipun ada kendala, tapi berkat kerja sama yang baik akhirnya bisa dilaksanakan dengan sukses,” katanya.

KONI Bali pun menyampaikan terima kasih kepada bapak Gubernur Koster atas dukungan penuh dalam Porprov ini. Sehingga pelaksanaan Porprov dengan sistem gotong royong, tuan rumah bersama sukses penyelanggaraan, dan sukses prestasi.

Dalam acara itu, juga diumumkan Olahragawan Terbaik yang diraih I Gusti Ngurah Bayu Segara dari cabor panjat tebing kontingen Kabupaten Badung. Olahragawati Terbaik atas nama Bucika Dinda Zahrevi Rahardjo dari cabor panahan kontingen Kota Denpasar. Kemudian Kontingen Favorit diraih kotingen Kabupaten Buleleng.

Tidak Semua Cabor Raih Emas

Sementara itu, Ketua Kontingen Badung, Made Sutama, mengungkapkan, raihan prestasi ini merupakan arahan dari Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang menginginkan agar Kontingen Badung mampu mempertahankan juara umum. Hal ini juga tidak terlepas dari motivasi Ketua Umum KONI Badung yang hadir langsung menyaksikan sejumlah pertandinga.

Baca Juga :  Dua Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Monkey Forest Ubud

Kendati telah kembali meraih juara umum, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi untuk meningkatkan prestasi. “Untuk Porprov tahun 2024 nanti kami harap semua cabang olahraga mampu medali emas. Karena dalam Porprov tahun ini tidak semua cabor meraih emas,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Badung, I Made Nariana, menyebutkan, dari 41 cabor yang dipertandingkan, 17 cabor berhasil meraih juara umum. Di antaranya biliar, bola poli, bridge, kabaddi, motor, panjat tebing, pencak silat, renang, selam, softball, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, xiangqi, serta cabor lainnya.

Kendati demikian, Nariana tidak mau berpuas diri dengan torehan prestasi itu. Kata dia, di balik keberhasilan itu, masih ada beberapa cabor yang belum mencapai target. Bahkan, ada cabor yang melorot. Emas turun, hingga tanpa medali emas.

“Mungkin ini kurang peremajaan atlet. Karena begitu saya tanya, katanya stabil. Saya kira raihan emas yang stabil, tapi ternyata atletnya yang stabil, tidak ada regenerasi. Selain itu, pelatihnya juga tidak ada yang baru. Hanya itu-itu saja, sehingga jenuh dan monoton,” tuturnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Terima Demonstran, Koster: Jaga Bali Tetap Kondusif

Dari Desa

548 Ekor Anjing di Kelurahan Peguyangan Berhasil Divaksin Rabies

Peristiwa

Gubernur Koster Luncurkan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun

Peristiwa

Satpol PP Denpasar Tertibkan PKL di Lumintang

Edukasi

Konservasi Sumber Air, Kayoman Pedawa Gandeng Dua Universitas Tanam Ratusan Pohon

Peristiwa

Pascapenangkapan Teroris, Polda Perketat Pintu Masuk Bali

Peristiwa

Satukan Kekuatan Perangi Sampah Plastik

Edukasi

Teruna-Teruni Buleleng Antusias Ikuti Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya