Home / Ekbis / Peristiwa

Kamis, 10 November 2022 - 18:10 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Gedung VVIP Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Segitiga Emas

Presiden Jokowi saat meresmikan Gedung VVIP Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Segitiga Emas di Denpasar, Rabu 9 November 2022.

Presiden Jokowi saat meresmikan Gedung VVIP Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Segitiga Emas di Denpasar, Rabu 9 November 2022.

DENPASAR – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Gedung VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ‘Kreta Bhawana Sanggraha’. Pada kesempatan itu, Jokowi sekaligus juga meresmikan Pelabuhan Segitiga Emas Sanur, Denpasar; Sampalan di Nusa Penida, dan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Klungkung.

Peresmian Gedung VVIP Bandara dan Pelabuhan Segitiga Emas itu dilakukan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu 9 November 2022. Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara, Pratikno; Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; dan Gubernur Bali, Wayan Koster.

Budi Karya Sumadi dalam keterangannya menyampaikan, Jokowi menilai hasil pembangunan semua infrastruktur itu bagus. “Bapak Presiden melihat bangunan ini, katanya bagus sekali. Berkali-kali Bapak Presiden memberikan komentar katanya bagus, bagus, bagus. Bahkan Pelabuhan Sanur akan menjadi surprise Bapak Presiden Jokowi, karena beliau tidak membayangkan akan ada pelabuhan unik di Indonesia,” tutur Budi Karya Sumadi.

Meurut dia, diresmikannya terminal VVIP Bandara Rai ini membuktikan bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang memang mempersiapkan pelayanan dengan baik, dan mengutamakan keamanan kepada Kepala Negara Presidensi G20 yang hadir di Bali.

Sangat Ikonik

Budi Karya Sumadi menyampaikan VVIP bandara ini sangat ikonik dengan menggambarkan suatu bangunan wantilan tradisional Bali. Jokowi, kata dia, menitipkan pesan bahwa sekalipun ini bangunan kearifan lokal wantilan, namun juga memiliki bentuk modern, simple, berwarna putih dan menjadi suatu kebanggaan untuk menyambut tamu-tamu kenegaraan.

Baca Juga :  Alami Kendala, Penyelesaian Konstruksi Bendungan Sidan Mundur ke April 2024

“Ini sangat penting, bayangkan kepala negara asing yang datang ke Indonesia, maka akan memberikan kesan dan mereka lihat pertama adalah bagian bangunan ini yang menampilkan lukisan-lukisan minimalis dan indahnya ukiran Bali yang akan menunjukkan kepada dunia bahwa budaya Bali sangat universal. Budaya Bali bisa harmonis secara tradisional modern dalam bentuk bangunan. Untuk itu, saya sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster, atas dukungannya,” katanya.

Menteri Perhubungan juga menyampaikan latar belakang dibangunnya Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Sampalan, dan Pelabuhan Bias Munjul. Kata dia, sebelum dibangun tiga pelabuhan tersebut, dia sempat mendapatkan komplain. Masyarakat yang akan ke Nusa Penida harus menggunakan fasilitas yang tidak profesional dengan cara masuk ke laut, baru bisa naik ke kapal boat. Jokowi pun memerintahkannya untuk membangun Pelabuhan Segitiga Emas ini atas permohonan dari Gubernur Koster.

Libatkan Arsitek Bali

Dia menambahkan, banyak manfaat yang didapatkan dalam pembangunan tiga pelabuhan itu. Karena Nusa Penida yang merupakan suatu tempat wisata, maka diharapkan dalam satu hari wisatawan yang datang ke Bali, bisa menambah kunjungannya ke Nusa Penida.

“Jadi, saya bersama Bapak Gubernur Bali dalam pembangunan pelabuhan ini melibatkan arsitek dari Bali. Yaitu Bapak Nyoman Popo Danes bersama Bapak Wayan Kastawan, sehingga Pelabuhan Sanur akan menjadi ikon baru. Karena bangunannya menarasikan perahu tradisional Bali yang dikenal dengan sebutan perahu cadik, lengkap dengan ornamen patung Gajah Mina,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peringatan Harkop Ke-76 Dirangkaikan Pengukuhan Gensi Kota Denpasar

Menteri Budi Karya juga meyakini Pelabuhan Sanur menjadi objek wisata selfie (swafoto) bagi kalangan anak muda. “Dan saya sudah melakukannya bersama Bapak Gubernur Wayan Koster. Jadi, pembangunan Pelabuhan Sanur akan memberikan warna tersendiri untuk Bali dengan menggali nilai-nilai kearifan lokal Bali,” pungkasnya.

Sementara itu, Wayan Koster menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang telah berkenan meresmikan VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan 3 pelabuhan sekaligus. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Perhubungan, Bapak Budi Karya Sumadi, walaupun masa pandemi, pembangunan 3 pelabuhan ini bisa berjalan terus dan bisa diselesaikan tepat waktu,” ujarnya.

Dia menuturkan, VVIP Bandara Ngurah Rai tampil sangat klasik, modern yang dibuat oleh arsitek Bali atas arahan Presiden dan Menteri Perhubungan. Untuk Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Sampalan, dan Pelabuhan Bias Munjul yang diresmikan secara bersamaan, merupakan hasil dari APBN Kementerian Perhubungan dengan total kontrak Rp563 miliar dan sesuai dengan target waktu sudah selesai pada akhir Oktober 2022. Sedangkan Pelabuhan Sampalan sudah duluan selesai dan semuanya siap dioperasikan.

Koster menegaskan, sesuai arahan Menteri Perhubungan, diharapkan ketiga pelabuhan ini dikelola secara profesional, karena investasinya cukup tinggi. Sehingga betul-betul memberi manfaat secara optimal kepada masyarakat, wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke Nusa Penida.  (dbc)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Ayo, Hadiri DTIK Festival 2023 di Lumintang! Ada Banyak Agenda Menarik

Ekbis

Strategi Perumda Tirta Hita Buleleng Antisipasi Kemarau Panjang

Peristiwa

Mengaku Kejambretan, Dua Karyawan SPBU Ternyata Gelapkan Uang Rp671 Juta

Ekbis

Dukung Bisnis Horeca yang Berkelanjutan, Kawan Lama Solution Hadir di FHTB 2024

Ekbis

McEasy Serahkan 100 GPS untuk Dukungan Penguatan Digitalisasi UKM Pariwisata

Edukasi

Ibu-ibu ke Pasar Diimbau Tidak Pakai Perhiasan Emas Berlebihan

Ekbis

ITIF Perkuat Realisasi Investasi Hijau Sektor Pariwisata

Ekbis

Resmi Dibuka, Living World Denpasar Hadirkan Konsep Ramah Lingkungan