Home / Peristiwa

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:19 WIB

Pembahasan Redesain Masterplan Pengembangan Kawasan Pelabuhan Gilimanuk

Rapat pembahasan terkait redesain dari Masterplan Pengembangan Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di Executive Room Pemkab Jembrana pada Selasa (20/2/2024).

Rapat pembahasan terkait redesain dari Masterplan Pengembangan Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di Executive Room Pemkab Jembrana pada Selasa (20/2/2024).

JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, bersama Koordinator Perencanaan Penyusunan Basic Design Pelabuhan Gilimanuk, Dr. Eng. Ir. I Wayan Kastawan, ST., MA dan General Manager PT ASDP Ketapang Banyuwangi, Syamsudin, serta sejumlah kepala OPD melaksanakan rapat pembahasan terkait redesain dari Masterplan Pengembangan Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di Executive Room Pemkab Jembrana pada Selasa (20/2/2024).

I Wayan Kastawan, yang juga merupakan Dosen Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Udayana menyampaikan bahwa Masterplan Pengembangan Pelabuhan Gilimanuk akan diredesain kembali dengan mengadopsi konsep Green Port.

Green Port sendiri, kata Kastawan, merupakan pelabuhan hijau yang dimana hijau itu berarti berkelanjutan baik itu secara lingkungan, budaya dan ekonomi.

“Jadi nanti di Kawasan Pelabuhan Gilimanuk ada hotel transit, marina, resto apung, Museum Manusia Prasejarah, galeri seni, serta upgrade dari Terminal Tipe B Gilimanuk yang akan difungsikan dengan MPP untuk para penduduk pendatang serta galeri UMKM,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sinergi Pemkab Jembrana dan TNI AD Bangun Jembatan Perintis Garuda di Mendoyo

Lebih lanjut Kastawan mengatakan, Pelabuhan Gilimanuk nantinya diharapkan sebagai driver (motor penggerak) bagi pengembagan kawasan terintegrasi sekitarnya.

“Jadi kalau saat ini radiusnya sekitar 100-200 meter, nantinya ke depan kita perluas sampai dengan pertigaan menuju arah Denpasar dan Singaraja mengingat di sana juga sebagai titik pintu masuk Tol Gilimanuk-Mengwi. Dan tidak menutup kemungkinan ke depan adanya Bandara Bali Utara sehingga semuanya terintegrasi,” ucapnya.

Tentu dengan berbagai fasilitas dan konektivitas baik laut, darat, dan udara, Gilimanuk nantinya menjadi satu hub. “Hub yang memang akan menjadi satu prototape dengan konsep green city, dan itu sangat luar biasa sekali,” ungkap Kastawan.

Sementara itu, Bupati Tamba mengaku sangat senang dengan konsep redesain dari Pelabuhan Gilimanuk yang dipaparkan oleh I Wayan Kastawan beserta tim. “Konsepnya sangat bagus sekali, sudah memenuhi unsur-unsur ke-Bali-annya. Jadi nanti press impresion orang masuk bali itu sangat dapat, Pelabuhan Gilimanuk sebagai wajah Bali,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Jembrana Serahkan 43 Unit Mobil Pikap untuk Desa Adat

Pihaknya juga memberikan masukan-masukan baru untuk pengembangan kawasan terintegrasi Pelabuhan Gilimanuk. “Apa yang menjadi ruang ASDP tentu menjadi tanggung jawab ASDP untuk berinvestasi dan yang menjadi ruang Pemkab Jembrana akan kita kerja samakan dengan pihak kegita, sehingga semuanya berjalan beriringan,” ucap Bupati Tamba.

Terakhir, Bupati Tamba juga meminta kepada Dr. Eng. Ir. I Wayan Kastawan, ST., MA beserta tim untuk membuat roadmap atau masterplan besar Kabupaten Jembrana terkait peluang-peluang investasi di Kabupaten Jembrana.

“Kita kan menuju Jembrana Emas 2026, tentu sangat butuh sekali sebuah roadmap besar Kabupaten Jembrana, sehingga nantinya bisa memetakan titik-titik potensial investasi di Kabupaten Jembrana,” pungkasnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kurator PKB Tegaskan Petruk Tak Dilarang Tampil, Hanya Diingatkan Jaga Etika

Peristiwa

Tanah Longsor Terjang Desa Tri Buana, Satu Korban Ditemukan Meninggal

Dari Desa

Desa Kemenuh Siapkan Sanksi Tegas bagi Pembuangan Sampah Liar

Edukasi

Bangkitkan Kesadaran Warga Binaan, Yayasan PSCB “Dharma Tula” di Lapas Singaraja

Peristiwa

Imigrasi Singaraja Deportasi WNA yang Bertindak Tak Senonoh di Pura Besakih

Peristiwa

Setahun Bebas dari Penjara, IRT Kembali Ditangkap Polisi

Peristiwa

Imigrasi Mengamankan 23 WNA dalam Operasi Bali Becik di Tempat Penginapan

Edukasi

Ibu-ibu ke Pasar Diimbau Tidak Pakai Perhiasan Emas Berlebihan