Home / Peristiwa

Kamis, 22 September 2022 - 17:55 WIB

Sebulan Bertahan, Satu Lagi Korban Meninggal Akibat Kompor Mayat Meledak

Potret I Ketut Adi Wiranata semasa hidup. Ia merupakan korban meninggal keempat dalam ledakan kompor mayat di Desa Adat Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar.

Potret I Ketut Adi Wiranata semasa hidup. Ia merupakan korban meninggal keempat dalam ledakan kompor mayat di Desa Adat Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar.

GIANYAR – Suasana duka menyelimuti kediaman I Ketut Adi Wiranata (32 tahun) di Banjar Intaran, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Rabu 21 September 2022. I Ketut Adi Wiranata merupakan korban meninggal keempat tragedi ledakan kompor mayat saat upacara ngaben massal di Desa Adat Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, Jumat 19 Agustus 2022 lalu.

Dilansir dari tribunbali, diketahui semasa hidupnya, Ketut Adi dikenal luas sebagai drummer grup band bergender rock, yakni Band Rock a Bali. Ketut Adi mengembuskan napas terakhir pada Selasa 20 September 2022 sekitar pukul 20.00 Wita. Sebelumnya, korban sempat bertahan sebulan lamanya dalam perawatan di RSUP Sanglah, meski korban menderita luka bakar 60 persen.

Baca Juga :  Satpol PP Denpasar Tertibkan PKL di Lumintang

Sang kakak, I Komang Ngurah Ardika, juga menjadi korban dalam tragedi kompor mayat tersebut. Beruntung, lukanya tak separah adiknya. Ardika mengalami luka bakar di tangan dan pipi. Ardika menuturkan, saat kejadian nahas itu, adiknya berada dekat dengan ledakan bersama Oscar yang telah duluan meninggal dunia.

Karena kondisinya itu, Ardika pun tak pernah menjenguk adiknya dalam perawatan intensif di rumah sakit. Dia hanya mendengar kabar adiknya dari keluarga yang menjenguk. Dimana sebelum mengembuskan napas terakhir, adiknya tersebut sudah bisa bicara meskipun dengan nada lemah.

Baca Juga :  Kemenag Salurkan Rp19,9 M Bantu Rumah Ibadah Umat Hindu di 2023

“Sudah sebulan adik saya dirawat di sana. Saya kira adik saya akan sembuh. Karena sudah bisa bicara, dan tidak pernah mengeluhkan sakit. Tapi dua hari sebelum kepergiannya, kondisinya drop lagi, dia sesak napas, dan kemarin jam delapan malam dikabarkan meninggal,” ujar Ardika saat ditemui di rumahnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Ibu Meninggal dan Ayah Sakit, Siswa SMK Ini Terpaksa Bekerja untuk Biayai Dua Adiknya

Peristiwa

Bupati Jembrana Luncurkan Trans Bahagia Transportasi Gratis Anak Sekolah

Peristiwa

Satukan Kekuatan Perangi Sampah Plastik

Peristiwa

Polda Bali Ungkap Residivis Praktik Aborsi, Tersangka Terancam 10 Tahun Penjara

Ekbis

Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Pembangunan Tiga Tahap, Total Investasi 24,6 T

Peristiwa

Masuki Puncak Kemarau, Bali Justru Diguyur Hujan, Kok Bisa?

Peristiwa

WN Rusia Hilang Saat Memancing Seorang Diri di Perairan Amed

Ekbis

Jokowi Buka KTT G20 di Bali, Berharap G20 Terus Bekerja Hasilkan Capaian Konkret