Home / Peristiwa

Senin, 24 Juli 2023 - 22:40 WIB

131 Desa Adat di Kabupaten Buleleng Sudah Terapkan Pararem Penanggulangan Rabies

Nyoman Wisandika

Nyoman Wisandika

BULELENG – Desa adat di wilayah Kabupaten Buleleng mempunyai peran yang sangat krusial dalam mencegah penularan virus rabies melalui pararem pencegahan rabies di masing-masing wilayahnya. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng, Nyoman Wisandika, menerangkan bahwa sampai saat ini dari jumlah 169 desa adat yang ada di Kabupaten Buleleng, 131 di antaranya sudah mempunyai pararem dan 38 lainnya masih belum menerapkannya.

Hal itu sejalan dengan instruksi Penjabat Bupati Buleleng dalam menekan angka kasus rabies yang terjadi di Buleleng belakangan ini. Dalam perarem tersebut akan dituangkan peraturan masing-masing desa adat terkait sanksi apa yang diterapkan sesuai kondisinya disana akibat kelalaian masyarakatnya dalam memelihara anjing yang nantinya jadi penyebab terjadi gigitan terindikasi rabies.

Baca Juga :  Dibuka Megawati, PKB XLV Berlangsung hingga 16 Juli 2023

“Kami bersama kecamatan dan Majelis Alit Desa Adat bersinergi meminta kepada desa adat yang belum memliki pararem agar segera dibuat. Kami sudah menyurati mereka dan semoga segera dilaksanakan. paling lambat 7 Agustus ini Desa Adat sudah bisa semuanya membuat pararem,” tegas Nyoman Wisandika, dikonfirmasi, Senin (25/7/2023).

Wisandika menekankan dan mewanti-wanti kepada desa adat yang sudah mempunyai pararem agar sepenuhnya diterapkan dan dilaksanakan. Sehingga apa yang menjadi komitmen bersama dalam mengurangi angka kasus rabies bisa segera diselesaikan. “Begitu juga sebaliknya, bagi yang belum membuat agar disegerakan,” pintanya.

Baca Juga :  Strategi Perumda Tirta Hita Buleleng Antisipasi Kemarau Panjang

Untuk diketahui dari 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Buleleng hanya Kecamatan Banjar dan Gerokgak yang sudah menuntaskan pararem di masing-masing desa adatnya. Sementara itu, kecamatan yang lainnya masih ada yang belum, di antaranya Kecamatan Buleleng 10 desa adat yang belum memiliki perarem, Kecamatan Sukasada 2, Kecamatan Seririt 1, Kecamatan Busungbiu 6, Kecamatan Sawan 8, Kecamatan Kubutambahan 2, dan Kecamatan Tejakula 9. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Korban Banjir Bali: 18 Meninggal, 4 Orang Masih Hilang

Peristiwa

2 Orang Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terima Santunan Kematian

Peristiwa

Basarnas Latihan Helideck untuk Kesiapan Dukung KTT G20

Peristiwa

TPA Biaung Ditutup, Pembuang Sampah Ditindak Tegas!

Peristiwa

Meningitis Merebak, Jaga Kebersihan Kandang, Masak Daging Babi Suhu 80 Derajat Celcius

Edukasi

Kasus TBC Seperti Gunung Es, Pemkab Buleleng Target Peningkatan “Tracing”

Peristiwa

Koster Ungkap Alasan Penutupan TPA Suwung

Peristiwa

Setahun Bebas dari Penjara, IRT Kembali Ditangkap Polisi