DENPASAR – Tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu 2024 telah dimulai. Di Kota Denpasar, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menjadi tokoh pertama yang mengawali kegiatan coklit di Kota Denpasar.
Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) mendatangi kediaman Jaya Negara di kawasan Banjar Saba, Kelurahan Penatih pada Minggu, 12 Februari 2022. Usai mengikuti coklit, Jaya Negara meninjau pencoklitan di beberapa lokasi di kawasan Banjar Saba, Kelurahan Penatih. Selain Wali Kota Denpasar, coklit juga akan menyasar beberapa tokoh lainnya. Salah satunya Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.
Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya, mengatakan, coklit oleh Pantarlih merupakan rangkaian pelaksanaan Pemilu 2024. Setelah dilaksanakan pelantikan, apel kesiapan, dan bimtek kepada 1.887 Pantarlih, secara langsung dilaksanakan coklit hari pertama dengan menyasar beberapa tokoh masyarakat. “Pelaksanaan coklit akan berlangsung hingga 14 Maret 2023 nanti,” ujarnya.
Arsa Jaya menjelaskan, Pantarlih akan bekerja secara door to door untuk melaksanakan pencocokan dan penelitian data pemilih. Sehingga mampu mendukung optimalisasi pemutakhiran data pemilih yang akan digunakan dalam Pemilu 2024. “Masyarakat kami mohon permaklumannya untuk didatangi petugas Pantarlih, yang perlu disiapkan adalah identitas kependudukan baik Kartu Keluarga, KTP maupun identitas pendukung lainnya,” katanya.
Dia mengatakan, total terdapat 801.817 pemilih dalam data DP4. Ia pun berharap rekan-rekan Pantarlih dapat bekerja dengan optimal untuk mewujudkan data pemilih yang valid, faktual, termutakhir sehingga mampu mendorong pemilih untuk menggunakan hak pilihnya.
Wali Kota Jaya Negara mengajak masyarakat Kota Denpasar agar mendukung tugas Pantarlih dalam mencoklit data pemilih. Dikatakan, coklit merupakan tahapan penting dalam proses Pemilu 2024 yang bertujuan untuk pemutakhiran data pemilih. Nantinya masyarakat dapat mengecek secara mandiri lokasi TPS tempat memilih.
“Dengan data yang mutakhir, valid, dan faktual tentu akan mendukung kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024, utamanya dalam menekan angka golput dan proses pencarian TPS. Mohon partisipasinya untuk bersama menyukseskan program coklit oleh Pantarlih menuju suksesnya penyelenggaraan Pemilu 2024,” katanya. (dbc)















