Home / Peristiwa

Selasa, 21 Februari 2023 - 23:23 WIB

Sekda Buleleng Harap Raker Staf Ahli Se-Bali Bisa Wujudkan Zero Rabies

Vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Buleleng sudah mencapai 100%.

Vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Buleleng sudah mencapai 100%.

BULELENG – Kabupaten Buleleng dipilih menjadi tempat untuk menggelar rapat kerja (eaker) ke-2 Staf Ahli Kepala Daerah se-Bali. Pada raker ini membahas terkait masalah rabies di Kabupaten Buleleng bertempat di ruang rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Selasa (21/2/2023).

Raker yang menghadirkan seluruh Staf Ahli Kepala Daerah se-Bali dan beberapa pimpinan OPD terkait lingkup Pemkab Buleleng, Bendesa Madya dan Alit MDA Buleleng itu dibuka oleh Sekda Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.

Dalam arahannya, Sekda Suyasa sangat mengapresiasi raker Staf Ahli Kepala Daerah se-Bali yang pada kesempatan ini diselenggarakan di Buleleng. Terlebih lagi dalam pembahasan ini sangat sesuai dengan isu strategis yang sedang Pemkab Buleleng tangani secara serius, yakni terkait penanganan rabies.

Baca Juga :  Gubernur Koster Luncurkan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun

Capaian Vaksinasi 100%

Suyasa menegaskan, perkembangan rabies di Buleleng sudah mulai membaik. Hal itu tercatat dari capaian vaksinasi sudah mencapai 100%. Tercatat dari populasi 80.000 ekor anjing di Buleleng telah divaksin sepanjang bulan Desember 2022hingga Februari 2023. Selain itu, tercatat Buleleng telah menerapkan perdes kepada 129 desa, perarem 33 desa adat, dan tim siaga rabies (Tisira) sebanyak 74.

“Melalui capaian tersebut untuk di Buleleng pada bulan ini mengalami penurunan kasus yang cukup signifikan. Melalui raker ini diharapkan Staf Ahli Kepala Daerah se-Bali mampu memberikan solusi dan masukan sehingga Buleleng bisa zero kasus rabies,” harap Suyasa.

Baca Juga :  Ogoh-ogoh Banjar Tengah Sesetan Juara Kasanga Festival 2025

Staf Ahli Gubernur Bali, Luh Ayu Ariani, mengatakan tujuan dari pada raker hari ini adalah sebagai diskusi dan sharing dalam mewujudkan agar Buleleng bisa zero kasus rabies. “Ini tentu perlu sinergi dan dukungan dari semua pihak. Bagaimana nantinya kita kembangkan pendapat dan peran serta melalui diskusi ini sehingga target wujudkan zero kasus rabies di Buleleng bisa dilakukan secara maksimal,” tutupnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Tanah Longsor di Ubung Kaja, Lima Orang Tewas

Ekbis

Bendungan Tamblang Rampung, Pengisian Air Selama 20 Hari

Peristiwa

Puncak HANI 2025 di Karangasem Diisi Penyalaan Lilin

Peristiwa

Tujuh Wilayah di Bali Terdampak Banjir dan Longsor

Ekbis

Strategi Perumda Tirta Hita Buleleng Antisipasi Kemarau Panjang

Peristiwa

Antisipasi Flu Burung Clade Baru, KIE dan Biosecurity Sasar Pasar Unggas

Dari Desa

548 Ekor Anjing di Kelurahan Peguyangan Berhasil Divaksin Rabies

Edukasi

Kedubes Inggris Bersama Get Safe Online Luncurkan www.getsafeonline.id