Home / Peristiwa / Turisme

Senin, 16 Januari 2023 - 15:08 WIB

Mengawati Kunjungi KEK Sanur, Ingatkan Pesan Soekarno

Megawati saat mengunjungi Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur di eks lapangan golf Hotel Bali Beach, Senin (16/1/2023).

Megawati saat mengunjungi Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur di eks lapangan golf Hotel Bali Beach, Senin (16/1/2023).

DENPASAR – Megawati Soekarnoputri mengunjungi pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, tepatnya di eks lapangan golf Hotel Bali Beach, Senin (16/1/2023). Dalam kesempatan itu, Megawati menegaskan bahwa pembangunan supaya dapat ditata ulang seperti zaman Presiden pertama Indonesia.

Dia menuturkan kenapa di Bali rumah, hotel, maupun bangunan lain tidak boleh melebihi pohon kelapa. Ketinggian bangunan yang dimaksud yakni tidak boleh melebihi tinggi 15 meter atau melebihi tinggi dari pohon kelapa.

Mega menjelaskan, aturan itu merupakan perintah Presiden pertama RI, Ir. Soekarno (Bung Karno). “Aturan tidak boleh diubah. Bangunan rumah, hotel, atau apapun tidak boleh lebih tinggi dari pohon kelapa. Itu adalah perintah Bung Karno,” tegasnya.

Baca Juga :  Peroleh 177 Emas, Badung Sabet Juara Umum Porprov Bali XV

Karena itu, lanjut Mega, saat dia bersama ayahandanya itu berkeliling di Bali, banyak pohon kelapa. “Tapi, sekarang kelapa sudah enggak ada,” ujar Ketua Umum PDIP itu.

Pada kesempatan itu, Presiden kelima Republik Indonesia didampingi Ketua DPR RI, Puan Maharani; Menteri BUMN, Erick Thohir; Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto; Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko. Gubernur Bali, I Wayan Koster; Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara; dan Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta.

Baca Juga :  Polres Jembrana Gagalkan Penyelundupan 18 Ekor Penyu Hijau

Sementara itu, Erick Thohir menyampaikan, pembangunan wisata kesehatan di KEK Sanur didukung DPR RI dan juga kerjasama BRIN. Dia menjelaskan, wisata kesehatan memiliki potensi besar. Karena, kurang lebih dua juta masyarakat Indonesia per tahun berobat ke luar negeri.

Dia pun menyatakan bahwa pembangunan yang tengah dikerjakan itu masih mempertahankan kelestarian. Bahkan, pepohonan besar tetap dipertahankan. “Saat ini progres fisik telah mencapai 3,5 persen. Delapan bulan ke depan di November selesai,” kata Erick Thohir. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

10 Pelaku Pengeroyokan Buruh hingga Tewas Ditangkap

Peristiwa

Viral Saat Nyepi, Pemkab Buleleng Mediasi Warga Agar Jaga Kerukunan dan Toleransi

Peristiwa

Bayar Pijat Pakai Uang Palsu Bikinan Sendiri, Seorang Dokter Ditangkap Polisi

Peristiwa

190 Napi Dapat Remisi Nyepi dan Idul Fitri

Ekbis

Sandiaga Dorong Denpasar Masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO

Turisme

Nusa Penida Akan Terapkan “One Gate One Destination”

Ekbis

McEasy Serahkan 100 GPS untuk Dukungan Penguatan Digitalisasi UKM Pariwisata

Peristiwa

Sampah Kiriman Serbu Pantai Sanur, DLHK Kerahkan Puluhan Personel