Home / Edukasi / Unik Bali

Rabu, 5 Juli 2023 - 20:19 WIB

Kumbakarna, Sosok Cinta Tanah Air || Pergelaran Wayang Wong SMKN 4 Bangli

Wayang Wong lakon “Kumbakarna Lina” persembahan SMKN 4 Bangli tampil di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Bali, Selasa 4 Juli 2023. (ist)

Wayang Wong lakon “Kumbakarna Lina” persembahan SMKN 4 Bangli tampil di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Bali, Selasa 4 Juli 2023. (ist)

DENPASAR – Sanggar Gurnata SMKN 4 Bangli menampilkan Wayang Wong dalam rekasadana (pergelaran) serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Bali (Art Center), Selasa 4 Juli 2023. Dalam pertunjukan tersebut, Sanggar Gurnata mengangkat satu karakter yakni Kumbakarna yang memiliki jiwa bela Tanah Air.

Jika dikaitkan dengan tema PKB yakni “Segara Kerthi: Prebhaneka Sandhi”, ada pesan yang diselipkan untuk selalu menjaga bumi pertiwi, khususnya segara atau laut, seperti sifat Kumbakarna yang mencintai Tanah Airnya.

Lakon “Kumbakarna Lina” mengisahkan bahwa di Kerajaan Alengka, Kumbakarna dititahkan oleh Prabu Rahwana untuk melindungi kerajaan Alengka dari ancaman pasukan kera. Kumbakarna menyanggupi titah tersebut dan kemudian berpamitan kepada istrinya. Sedangkan di Kerajaan Ayodya, Sang Rama menitahkan Sugriwa untuk menyerang Alengka dengan Sang Hanoman yang memimpin pasukan kera.

Dalam pertempuran tersebut, Hanoman dan pasukan kera berdaya upaya menyerang Kumbakarna, namun belum dapat mengalahkan kesaktian Kumbakarna. Namun di penghujung pertempuran, Prabu Rama membunuh Kumbakarna dengan sekali panah.

Baca Juga :  Festival Tunas Bahasa Ibu di Bali Berakhir, Berikut Para Pemenangnya

Bukan Membela Rahwana

Koordinator pementasan, AA Gede Dalem Kardinata, S.Sn menuturkan, dalam memilih lakon yang diangkat Sanggar Gurnata menyesuaikan dengan tema PKB tahun 2023. Dipilihnya “Kumbakarna Lina” menurutnya, karena melihat ketokohan Kumbakarna yang memiliki cinta Tanah Air, dia mau turun berperang mempertahankan Kerajaan Alengka.

“Kumbakarna ini dia mau turun berperang karena dia membela Tanah Airnya. Meski saat itu Rahwana menggunakan taktik politik sehingga Kumbakarna ini mau turun untuk berperang. Namun, Kumbakarna dalam konteks itu berperang membela Tanah Air/kerajaannya, bukan untuk membela kakaknya (Rahwana),” tuturnya.

Dari ketokohan tersebut, kata Agung Kardinata, kemudian dikaitkan dengan pesan-pesan kesetiaan menjaga bumi pertiwi, seperti salah satunya segara (laut). “Kami mencoba mengangkat ‘Kumbakarna Lina’ lalu dikaitkan dengan menanamkan pesan dan edukasi. Bahwa apapun kondisinya dan bagaimanapun situasinya, kita harus menjaga dan mempertahankan bumi pertiwi ini, khususnya segara,” ujar guru seni karawitan tersebut.

Pementasan Wayang Wong Sanggar Gurnata melibatkan siswa kelas X, XI, dan XII SMKN 4 Bangli. Diakui, menarikan Wayang Wong memiliki kesulitan tersendiri, di mana antara penjiwaan dari penari dan karakter topeng yang dibawakan harus menyatu. Sehingga, antara mimik wajah di dalam topeng dengan karakter topeng yang dilihat oleh penonton harus sama.

Baca Juga :  Libur Panjang Idul Adha, Mau Ke Mana? Mampir ke Art Centre Yuk! Ini Jadwal PKB Tanggal 28, 29, 30 Juni dan 1, 2 Juli 2023

“Secara umum Wayang Wong itu seorang manusia yang mengimplementasikan gerakan-gerakan wayang. Sedangkan secara khusus, dia harus bisa mengkarakterkan dirinya sebagai tokoh yang dia perankan. Jadi, tidak sekadar memakai topeng. Meski tidak kelihatan, tetapi penari juga harus tetap menampilkan mimik wajah seperti karakter topeng yang dibawakan,” jelasnya.

Agung Kardinata menambahkan, dalam mempersiapkan penampilan di PKB, persiapan intensif dilakukan kurang dari satu bulan. Hal ini lantaran kegiatan di sekolah cukup padat. Namun dirinya bersyukur pementasan Wayang Wong Sanggar Gurnata dapat berjalan lancar dan sukses. “Kegiatan dan agenda pendidikan yang berjalan di sekolah cukup padat, sehingga kita bisa latihan intensif cuma 2 minggu,” katanya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Unik Bali

Pesamuhan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa, Pilih Ketua Sabha Ida Rsi dan Bahas Sesana Kawikon-Penabean

Edukasi

Akademisi Undiksha Singaraja Masuk 20 Ilmuwan Terbaik Indonesia

Edukasi

Sosialisasi Praperkawinan Hindu, Wujudkan Keluarga “Sukhinah Bhawantu”

Edukasi

Wisuda Perdana ITP Markandeya Bali Luluskan 69 Sarjana

Edukasi

Parade Ogoh-ogoh TK/PAUD di Jembrana, 2.055 Anak Ikut Serta, Tampilkan 42 Ogoh-ogoh

Edukasi

Gabung Pelatnas Satu Bulan, Kadek Adi Asih Raih Perunggu di Piala Dunia Panjat Tebing 2025

Unik Bali

Bulan Bahasa Bali Tahun 2025 Dibuka dengan Fragmentari Sewaka Kurma Raja

Unik Bali

Sepuluh Seniman Terima Adi Sewaka Nugraha Tahun 2023