Home / Ekbis / Turisme

Minggu, 25 September 2022 - 15:13 WIB

Delegasi TWG Nikmati Seni Budaya Bali di Atas Kapal Pinisi

Welcoming sunset dinner yang dilangsungkan di atas kapal Sea Safari Cruise di Pelabuhan Tanjung Benoa, Denpasar.

Welcoming sunset dinner yang dilangsungkan di atas kapal Sea Safari Cruise di Pelabuhan Tanjung Benoa, Denpasar.

DENPASAR – The 2nd Tourism Working Group (TWG) yang merupakan salah satu working group dari Presidensi Indonesia KTT G20  berlangsung pada Jumat (23/9/2022) di Grand Hyatt, Nusa Dua, Badung. Pada akhir acara, para delegasi TWG mendapat kesempatan menikmati seni budaya Bali di atas kapal pinisi.

Pertemuan ini menjadi ruang untuk bertukar gagasan, pengalaman, hingga best practice yang dilakukan negara-negara G20, negara tamu, dan lembaga internasional. Hal itu alam upaya mendorong pemulihan pariwisata dan membuat pariwisata lebih inklusif dan tangguh.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai pelaksana TWG II, di akhir acara TWG menjamu seluruh delegasi dalam welcoming sunset dinner yang dilangsungkan di atas kapal Sea Safari Cruise. Tak sekadar acara penutup the 2nd TWG, delegasi diajak berlayar dan makan malam sambil menikmati suasana malam dan juga ragam keindahan seni budaya Bali.

Baca Juga :  EcoFlow DELTA 2, Pembangkit Listrik Portabel Serbaguna Akan Segera Hadir di Indonesia

Para delegasi berangkat dari Pelabuhan Tanjung Benoa dan berlayar di sekitar perairan Laut Benoa selama kurang lebih satu jam. Di bawah langit malam Bali yang cerah, para delegasi disuguhi ragam seni budaya Bali salah satunya Tari Sekar Jagat.

Tari Sekar Jagat dibawakan oleh para wanita. Gerakan dalam tari ini menggambarkan suatu kedamaian di alam semesta sekaligus menghadirkan suasana yang semerbak oleh wanginya bunga.

Tarian selamat datang ini juga menggambarkan kegembiraan penari dalam menyambut para tamu yang hadir. Hal ini sontak membuat delegasi yang memenuhi Sea Safari Cruise langsung terpesona. Tak sedikit dari mereka yang mengabadikannya di gawai masing-masing.

 

Sarana Promosi Pariwisata

Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Frans Teguh, mengatakan suguhan seni dan budaya dalam welcoming dinner harapannya dapat meninggalkan kesan yang baik bagi para delegasi tentang keindahan juga keragaman seni budaya yang ada di Bali.

Baca Juga :  ITIF Perkuat Realisasi Investasi Hijau Sektor Pariwisata

“Sekaligus bisa menjadi sarana promosi pariwisata juga ekonomi kreatif yang efektif bagi para delegasi. Sehingga mereka nantinya dapat bercerita lebih jauh tentang betapa indah dan menariknya alam dan budaya Bali,” kata Frans Teguh.

Direktur Hubungan Antarlembaga Kemenparekraf/Baparekraf, Diah Martini Paham, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para delegasi TWG. Setelah seharian penuh melakukan diskusi berbagai hal dalam upaya mendorong pemulihan pariwisata dan membuat pariwisata lebih inklusif dan tangguh.

Menparekraf Sandiaga sebelumnya saat memberikan opening remarks 2nd TWG berharap para delegasi dapat menikmati keindahan alam dan budaya yang ada di Bali. Apalagi menurut TripAdvisor hampir tidak ada pulau lain di dunia yang lebih memikat daripada Bali.

“Saya berharap, selain menjadi delegasi dalam pertemuan G20, juga dapat meluangkan waktu untuk menjadi turis di Bali, dan menikmati semua keajaiban yang ditawarkan Bali,” ujarnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Ekbis

Rayakan Satu Dekade Berkarya, Moorlife Ajak Seribu Entrepreneur ke Bali

Ekbis

Jokowi Buka KTT G20 di Bali, Berharap G20 Terus Bekerja Hasilkan Capaian Konkret

Ekbis

“Groundbreaking” Sentra Pengolahan Beras Terpadu di Desa Penyaringan Jembrana

Dari Desa

Penggilingan Padi Senilai 15 Miliar Akan Dibangun di Desa Penyaringan Jembrana

Ekbis

Revitalisasi Pasar Umum Negara Dimulai, Bupati Jembrana Target Rampung Juli 2024

Ekbis

Rayakan Harpelnas 2024, Manajemen Kawan Lama Group Sapa Pelanggan di 600 Toko

Ekbis

Panen Semangka Unggul Jembrana, per Hektare Capai 40 Ton

Dari Desa

LPD Desa Adat Panjer Miliki Gedung Baru