Home / Turisme

Kamis, 19 Januari 2023 - 12:00 WIB

Pengunjung Taman Edelweis Merosot Drastis Sejak November 2022

Objek Wisata Taman Edelweis di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem. Belakangan ini kunjungan wisawatan ke tempat ini merosot drastis akibat hujan.

Objek Wisata Taman Edelweis di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem. Belakangan ini kunjungan wisawatan ke tempat ini merosot drastis akibat hujan.

KARANGASEM – Kunjungan wisatawan ke Wisata Taman Edelweis di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem merosot drastis. Kondisi ini terjadi sejak November 2022 sampai sampai Januari 2023 ini.

Bidang Promosi Taman Edelweis Bali, I Komang Widnyana, mengatakan, tingkat kunjungan merosot hingga 50 persen lebih. Biasanya kunjungan wisatawan di kisaran 100 orang per hari, kini hanya 50 orang. “Kadang Cuma 10- 15 orang,” ungkapnya, Rabu (18/1/2023).

Dia mengungkapkan, kunjungan wisatawan tertinggi terjadi saat pergantian tahun baru, yang mencapai 733 pengunjung. Sementara saat Umanis Galungan dan Kuningan, kunjungan hanya 400-500 orang. Pada hari Minggu sekitar 100 orang, dan pada hari biasa di kisaran 20 sampai 50 orang.

Baca Juga :  Balimakarya Film Festival Bakal Bangkitkan Perfilman di Pulau Dewata

“Kalau Umanis Galungan dan Umanis Kuningan tahun lalu, kunjungan bisa mencapai 1.000-1.500 orang. Sekarang menurun drastis. Bulan Januari 2023, kunjungan terbanyak yakni saat pergantian tahun baru,” tuturnya.

Komang Widnyana mengungkapkan, turunnya kunjungan wisatawan ke objek ini karena cuaca ekstrem. Edelweis berada di ketinggian dan di bawah Gunung Agung. Sempat ada beberapa wisatawan yang datang tapi tidak masuk, diduga karena cuaca ekstrem dan sering hujan.

Untuk menggaet wisatawan, pengelola berencana kembali menata dan membangun beberapa spot foto dengan panorama keindahan lereng Gunung Agung. Ditambah membangun pondok untuk istirahat untuk pengunjung.

Baca Juga :  Turyapada Tower Resmi Dibuka untuk Umum, Pengunjung Masih Dibatasi

Taman Edelweis didirikan pada Mei 2018. Berawal dari ide warga dan pemuda yang tinggal di lereng Gunung Agung. Tujuan utama pembangunan Taman Edelweis untuk membangkitkan ekonomi masyarakat Temukus, setelah erupsi Gunung Agung pada 2017 silam.

Lahan yang semula luasnya puluhan are meningkat jadi sekitar 1,4 hektar. Selain itu, pengelola memperluas lahan dengan lokasi sekitar 5 kilometer dari puncak Gunung Agung. (dbc)

Share :

Baca Juga

Turisme

Alas Kedaton Fun Run 2024 Perkuat Potensi Sports Tourism di Tabanan

Intermeso

Balimakarya Film Festival Bakal Bangkitkan Perfilman di Pulau Dewata

Ekbis

Presiden Jokowi Berharap Pasar Seni Sukawati Semakin Dikenal

Turisme

Jembatan Kaca Pertama di Asia Tenggara, Lokasinya Sebelah Air Terjun Tegenungan

Peristiwa

Mengawati Kunjungi KEK Sanur, Ingatkan Pesan Soekarno

Dari Desa

Desa Budaya Jadi Strategi Menjaga Kedaulatan Bali

Turisme

8 Pantai di Kawasan Wisata Sanur

Peristiwa

PAKB 2025: Ketahanan Budaya di Tengah Arus Pariwisata