GIANYAR – DPC PDIP Gianyar mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke KPU Gianyar, Kamis 11 Mei 2023 dengan pawai budaya. Sebanyak 45 bacaleg dari PDIP berhias menjadi tokoh-tokoh pewayangan, drama gong hingga arja. Pawai budaya tersebut juga diiringi baleganjur, tari-tarian, kecak dan barong, cita menari menuju KPU Gianyar.
Para bakal caleg PDIP terdiri dari 23 orang calon petahana dan 22 pendatang baru. Dengan berjalan kaki dari Pasar Rakyat Gianyar, rombongan melewati Taman Kota Ciung Wanara lalu menuju Jalan Manik ke utara menuju KPU Gianyar. Setibanya di KPU Gianyar, rombongan diterima Ketua KPU Gianyar, Putu Agus Tirta Suguna.
I Made Mahayastra selaku Ketua DPC PDIP Gianyar mengatakan, karena parade budaya, pendaftaran bacaleg PDIP Gianyar memang akan dilihat unik oleh masyarakat. Alasannya, Gianyar itu rohnya Bali dalam hal seni dan budaya.
“Para bacaleg berhias ada yang menjadi arja, ada yang jadi tokoh pewayangan. Jadi bagaimana mereka di sini merasa diri sebagai seniman, tidak hanya pembawa aspirasi rakyat, juga bagaimana membaurkan diri menjaga taksu Gianyar,” katanya.
Mahayastra menarget dari total 45 kursi di DPRD Gianyar, PDIP minimal mendapat 35 kursi atau setara dengan 85 persen. Menurutnya, masyarakat Gianyar sangat luar biasa cerdas dalam menentukan pilihan. “Target minimal 35 kursi kami raih. Masyarakat Gianyar kalau sudah menentukan pilihan tidak akan berubah,” ujarnya.
Putu Agus Tirta Suguna mengungkapkan, pada hari ke-11 pendaftaran bacaleg tingkat DPRD, KPU menerima berkas dari dua parpol yakni PDIP dan Nasdem. Pada hari ke-10 ada PKS yang mendaftar. Hanya, bacaleg yang didaftarkan untuk Dapil 2 Blahbatuh, sedangkan dapil lainnya kosong.
Dalam pendaftaran tersebut, partai yang mendaftar menyerahkan berkas pendaftaran secara fisik berupa dua model B. Isinya daftar pengajuan bakal calon yang ditandatangani pimpinan parpol. Dia menambahkan, KPU Gianyar bersurat ke masing-masing pimpinan parpol agar berkoordinasi dan komunikasi terkait pengajuan bakal calon. (dbc)















