Home / Intermeso / Komunitas

Senin, 10 April 2023 - 18:18 WIB

Anggota BPD Se-Kabupaten Gianyar Pentaskan Drama Cak “Cupak Grantang”

Pementasan Drama Cak “Cupak Grantang” di Balai Budaya Gianyar pada Minggu (9/4/2023) malam.

Pementasan Drama Cak “Cupak Grantang” di Balai Budaya Gianyar pada Minggu (9/4/2023) malam.

GIANYAR – Para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Gianyar mementaskan Drama Cak yang mengangkat cerita “Cupak Grantang” di panggung terbuka Balai Budaya Gianyar, Minggu (9/4/2023) malam. Pementasan drama cak ini juga menampilkan para seniman yang tidak asing lagi.

Pementasan seni pertunjukan yang diinisiasi BPD bersama Dinas PMD dan Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar merupakan bentuk pelestarian seni, terutama drama dan hiburan, bagi masyarakat Gianyar pada hari jadi Kota Gianyar ke-252.

Gelak tawa bahagia para penonton sangat jelas terlihat ketika disuguhi penampilan apik para pemain seperti Wayan Sira, master dan pelatih cak dari Desa Bona; Jro Apri, penari Cupak dari Desa Puhu; penari Liku, Jro Widia; dan Diah Angreni yang anak pemain arja asal Desa Keramas serta Kadis PMD Gianyar, Dewa Ngakan Ngurah Adi, sebagai penari cak. Penonton seakan terbius oleh penampilan candaan dan lawakan yang dibawakan.

Baca Juga :  Sekaa Jegog dari Sanggar Seni Kumara Widya Suara Bawakan Lima Garapan

Ketua Forum BPD Kabupaten Gianyar, AA Gede Arnawa, mengatakan, Badan Permusyawaratan Desa se-Kabupaten Gianyar menampilkan inovasi pertunjukan “Drama Cak Cupak Grantang” yang merupakan kolaborasi seni drama, cak, dan tabuh. Pertunjukan ini tidak lepas dari pakem seni yang ada.

“Drama cak ini dipilih karena ingin menampilkan kolaborasi seni drama dan cak, tapi tidak lepas dari pakem-pakem yang ada,” ujarnya.

Dia menuturkan, drama cak yang mengisahkan lakon Cupak Grantang diangkat karena ingin menyuguhkan pertunjukan dualisme karakter yang sangat berbeda, yaitu kebaikan Grantang dan keburukan atau kesombongan dari lakon Cupak.

Baca Juga :  Nyoman Paul Dulunya Pemain Sepak Bola Profesional, Sekarang Penyanyi Sensasional

Pesan moral yang ingin disampaikan, walaupun mereka bersaudara, tapi mereka memiliki sifat sangat jauh berbeda. Yang satu memiliki karakter sombong dan serakah, yang lagi satu memiliki karakter baik hati dan selalu merendah. “Pesan yang ingin ditampilkan adalah menjadi pemimpin di masyarakat hendaknya dapat mencontoh karakter dari Grantang, yang memiliki sifat baik hati” pesannya.

Pertunjukan terlaksana tidak terlepas dari dukungan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, sehingga berlangsung dengan sukses. “Terima kasih Bapak Bupati Gianyar,” tutupnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Intermeso

Duta Buleleng Bakal Bawakan “Samudra Baniaga” dalam Pawai PKB Ke-45

Komunitas

Tiga Sekaa Gong Kebyar Duta Denpasar Siap Tampil Terbaik di PKB 2025

Intermeso

Seru! Ratusan Anggota Keluarga Besar Varash Ikuti “Varash Special Day” di Bali Zoo Park

Edukasi

Wali Kota Denpasar Resmikan Graha Nawasena Rumah Harapan Disabilitas

Edukasi

Joged Bumbung Hibur Penonton PKB, Romantis Tak Harus Jaruh, Cukup Lirikan dan Tingkah Manja

Ekbis

Ciptakan Momen Nataru Penuh Kesan, Informa Hadirkan Berbagai Inspirasi Dekorasi

Komunitas

Ipat Ajak Peradah Sinergi Sukseskan Jembrana Emas 2026

Komunitas

Pertama Kali Digelar, Lomba Sketsa Ogoh-ogoh di Jembrana Diikuti Puluhan Peserta