Home / Turisme

Minggu, 28 Mei 2023 - 16:23 WIB

Air Terjun Siraman, Surga Tersembunyi di Desa Banyuatis

Air Terjun Siraman di Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. (ist)

Air Terjun Siraman di Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. (ist)

BULELENG – Kabupaten Buleleng memiliki topografi “nyegara-gunung”. Kabupaten Buleleng mempunyai hamparan pantai dan hutan yang luas. Salah satu desa di Buleleng bagian selatan, tepatnya Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar memiliki suhu yang sejuk dengan hasil kopi yang sudah menjadi ikon daerah. Di desa ini terdapat objek wisata air terjun bernama Air Terjun Siraman.

Perbekel Banyuatis, I Gede Muliarta, Selasa (23/5/2023), menuturkan, Air Terjun Siraman berasal berasal dari sumber mata air, sehingga walaupun musim hujan air akan tetap jernih. Objek wisata ini resmi dikelola oleh desa sejak tahun lalu yang sebelumnya masih dikelola oleh pribadi. Seiring waktu desa mengambil alih pengelolaannya

Air Terjun Siraman Banyuatis sejak dahulu sudah digunakan sebagai tempat melasti dan nganyut saat upacara ngaben oleh masyarakat. Air terjun dengan tinggi 30 meter yang memiliki 2 sumber mata air yang tidak pernah keruh walaupun musim hujan. Sumbernya yakni dari mata air serta sumber lain dari perpaduan dua sungai di Desa Munduk dan Desa Gesing.

Baca Juga :  Fokus Destinasi Baru, Buleleng Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan

Dikelola BUMDes

Pengelolaan air terjun ini oleh pihak desa bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Banyuatis. Hal ini bertujuan agar pengelolaan dapat dilakukan secara profesional. “Kami bekerja sama dengan Pokdarwis menata dengan baik dari kebersihannya agar tidak ada sampah, terutama sampah plastik. Setiap minggu kami bersama jajaran selalu membersihkan lingkungan di sekitar air terjun,” ucap Muliarta.

Kadek Marjana selaku anggota Pokdarwis Desa Banyuatis menjelaskan, Air Terjun Siraman yang terletak di Dusun Tengah seperti surga yang tersembunyi. Dengan menempuh jarak sepanjang 1 kilometer sepanjang jalan menuju air terjun, akan ditemui hamparan sawah dan perkebunan yang sangat indah. Suhunya yang sejuk akan menjadi tempat favorit berwisata.

Baca Juga :  Pengaspalan Jalan TPA Bengkala dan Segara Rupek Gunakan 11,75 Ton Bijih Sampah Plastik

“Sudah dilakukan perbaikan jalan, tempat parkir, dan toilet. Hal ini untuk memberikan kenyamanan wisatawan yang berkunjung,” ungkap Marjana.

Dia mengungkapkan, banyak turis asing yang menginap di vila-vila di Banyuatis dan sekitarnya yang telah memiliki paket berkunjung ke Air Terjun Siraman. “Wisatawam yang datang per harinya rata-rata mencapai 10 orang pengunjung. Untuk tiket masuk pengunjung dikenakan 15 ribu rupiah per orangnya,” tuturnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Turisme

8 Pantai di Kawasan Wisata Sanur

Dari Desa

Desa Sudaji Terapkan Community Based Tourism

Intermeso

Parade Budaya 9 Kecamatan Meriahkan HUT Ke-422 Kota Singaraja

Turisme

Imigrasi Bali Bagikan ‘Kartu Larangan dan Kewajiban’ kepada Wisman

Turisme

Turyapada Tower Resmi Dibuka untuk Umum, Pengunjung Masih Dibatasi

Turisme

Wamenparekraf Dorong Penguatan Lingkungan dalam Pengembangan Pariwisata Kintamani Bali

Ekbis

Liburan Mudah dan Aman dengan Kartu Debit Global Wallet OCBC NISP

Turisme

Fokus Destinasi Baru, Buleleng Targetkan 1,7 Juta Kunjungan Wisatawan