Home / Dari Desa / Edukasi / Peristiwa

Rabu, 7 Juni 2023 - 07:08 WIB

Tanggulangi DBD, 24 Desa di Denpasar Terapkan Metode Wolbachia, Ini Daftarnya!

Boneka Wolbachia ikut dihadirkan dalam peluncuran kampanye metode Wolbachia di Kota Denpasar, Selasa (6/6/2023),

Boneka Wolbachia ikut dihadirkan dalam peluncuran kampanye metode Wolbachia di Kota Denpasar, Selasa (6/6/2023),

DENPASAR – World Mosquito Program (WMP) di Indonesia memulai kegiatan kampanye metode Wolbachia pada bulan Juni sampai November 2023. Sebanyak 24 desa/kelurahan di Kota Denpasar akan mengimplementasikan metode untuk pencegahan demam berdarah dengue (DBD) ini.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Candrawati, memaparkan 24 desa/kelurahan yang menjadi sasaran penyebaran nyamuk ber-Wolbachia tersebut. Antara lain meliputi seluruh desa/kelurahan di Kecamatan Denpasar Barat: Dauh Puri, Dauh Puri Kangin, Dauh Puri Kauh, Dauh Puri Klod, Padangsambian, Padangsambian Kaja, Padangsambian Klod, Pemecutan, Pemecutan Klod, Tegal Harum, dan Tegal Kertha.

Untuk sasaran di Kecamatan Denpasar Selatan meliputi Panjer, Pedungan, Pemogan, Renon, Sanur, Sanur Kaja, Sanur Kauh, Sesetan, Sidakarya. Sisanya ada dua desa di Kecamatan Denpasar Timur (Dangin Puri dan Dangin Puri Klod) serta dua desa di Kecamatan Denpasar Utara (Dangin Puri Kaja dan Dangin Puri Kangin).

Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa, meluncurkan kampanye metode Wolbachia, Selasa (6/6/2023) di Graha Nawasena. Di Bali, WMP bekerja bersama Save the Children Indonesia yang bermitra dengan Pemprov Bali dan Yayasan Kerti Praja dengan dukungan dana dari Pemerintah Australia dan The Gillespie Family Foundation.

Baca Juga :  Pilkada Serentak 2024, Pjs Wali Kota Denpasar: Ayo Jangan Golput!

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan penerimaan masyarakat mengenai metode Wolbachia. “Dengan adanya metode Wolbachia ini, kita berharap mampu melindungi masyarakat dari DBD. Kami berterima kasih kepada segenap jajaran masyarakat dan pemerintah yang mendukung metode Wolbachia WMP,” ujar Man Magilan selaku Senior Project Manager Save the Children Indonesia untuk WMP Bali.

Untuk diketahui, Wolbachia adalah bakteri alami yang terdapat di 50% serangga seperti lalat buah, lebah, dan kupu-kupu. Wolbachia tidak terdapat di nyamuk Aedes aegypti. Wolbachia lalu dimasukkan ke dalam nyamuk Aedes aegypti. Nantinya Wolbachia ini akan menghambat perkembangan virus dengue di dalam tubuh nyamuk.

Penyebaran Nyamuk

Arya Wibawa menyampaikan, penyebaran nyamuk membawa Wolbachia ini melihat kepadatan penduduk, sanitasi masyarakat, dan melihat indikator penyebaran nyamuk DBD. “Dalam peluncuran ini, saya harapkan seluruh kecamatan, desa, dan kelurahan dapat mendukung upaya perluasan metode Wolbachia di setiap kegiatan. Karena dengan pemahaman ini kita bersama-sama melakukan pencegahan DBD,” ujarnya.

Baca Juga :  LPG 3 Kg Langka, Pertamina Agar Tingkatkan Pengawasan Pendistribusian

Konsul Jenderal di Konsulat Australia di Bali, Anthea Griffin, mengatakan senang bukti nyata telah menunjukkan bahwa metode Wolbachia dapat secara signifikan mengurangi kasus DBD di berbagai negara di Pasifik dan Asia Tenggara. “Kami berharap hasil yang baik ini direplikasi dan diekspansi di Bali, dan kami berharap dapat bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam kegiatan ini.”

Anggota Komisi IX DPR RI, I Ketut Kariyasa Adnyana, dalam acara itu menyampaikan, pencegahan DBD berkoordinasi dengan WMP menguji coba metode Wolbachia sudah dilakukan di  Yogyakarta. Hasilnya di sana mampu menurunkan 88 persen kasus DBD. “Ini sangat bermanfaat untuk pengendalian kasus DBD. Kami berharap program ini dapat berjalan dengan sukses serta Bali akan jadi pilot project penanganan secara nasional,” ujarnya.

Setelah peluncuran kampanye perluasan metode Wolbachia, kader Jumantik akan mulai dilatih melalui sesi Training of the Trainer (ToT). Nantinya para kader Jumantik tersebut akan melakukan edukasi ke rumah-rumah dan sosialisasi metode Wolbachia ke masyarakat di Kota Denpasar. (dbc)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Terpilih Aklamasi, I Wayan Tunjung Kembali Nakhodai IPI Bali

Edukasi

Pentingnya Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Dari Desa

Sekaa Baleganjur Dwi Tunggal Banjar Menesa Puseh Siap Tampil di PKB

Dari Desa

Jalan Sehat Serangkaian HUT Ke-41 Desa Sidakarya

Dari Desa

Regenerasi, Janger Anak-anak Banjar Mukti Singapadu Tampil di PKB

Peristiwa

Satpol PP Denpasar Tertibkan PKL di Lumintang

Dari Desa

Desa Tigawasa Sentra Anyaman Bambu, Perajin Buat Beragam Motif

Dari Desa

Ubung Kaja Festival Digelar Perdana, Ada Lomba Seni dan Pameran UMKM