Home / Peristiwa

Selasa, 13 Desember 2022 - 19:53 WIB

Gempa Guncang Bali, Tercatat 25 Kali, Terasa hingga Lombok

Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 1 Km arah Timur Kubu, Karangasem, Bali.

Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 1 Km arah Timur Kubu, Karangasem, Bali.

DENPASAR – Wilayah Pantai Timur Karangasem, Bali, Selasa (13/12/2022) petang, diguncang gempa tektonik puluhan kali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 25 kali gempa sampai pukul 20.04 Wita.

Gempa utama terjadi pukul 18.38 Wita, sedang sisanya merupakan gempa susulan (aftershock) dengan penurunan skala kekuatan gempa. Berdasarkan hasil analisis BMKG, menunjukkan gempa bumi utama memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1.

Plt. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menerangkan, episenter atau pusat gempa bumi terletak pada koordinat 8,29° LS ; 115,62° BT. Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 1 Km arah Timur Kubu, Karangasem, pada kedalaman 30 km. Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar naik Flores (Flores back arc thrust).

Baca Juga :  Prof P. Windia Ungkap Tiga Penopang Utama Keberlanjutan Kebudayaan Bali

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault). “Hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa bumi susulan terbesar dengan magnitudo 4,6,” ucap Daryono dalam keterangannya, Selasa malam.

Gempa Karangasem hari ini dirasakan di seluruh wilayah di Bali hingga Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Karangasem dengan skala intensitas III-IV MMI yaitu dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Baca Juga :  Mudik Gratis Polda Bali 2025 Diikuti 1.300 Pemudik

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga disarankan agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” imbau Daryono. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Patung Wisnu Murti Bakal Dibangun Kembali, Patung Bung Karno Dipindahkan

Peristiwa

Resmi Dibuka, Gubernur Koster Harap Porprov Bali XV Cetak Atlet Terbaik

Peristiwa

Berjualan di Trotoar dan Badan Jalan, 21 Pedagang Ditertibkan

Peristiwa

Tersesat di Gunung Batukaru, Dua Pendaki Berhasil Diselamatkan

Peristiwa

Pascabanjir Bali, Pemerintah Perkuat Pengawasan Konversi Lahan DAS Ayung

Peristiwa

Gunung Semeru Erupsi, 1.979 Jiwa Mengungsi

Peristiwa

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pria Gantung Diri di Tebing Uluwatu

Ekbis

Harga BBM Naik, Pemkab Buleleng Siapkan Stimulus Transportasi Umum