Home / Edukasi / Peristiwa

Selasa, 30 Mei 2023 - 17:47 WIB

Timpora Kota Denpasar Periksa Sekolah Pekerjakan WNA

Timpora saat melaksanakan pemeriksaan terhadap salah satu sekolah yang berada di Desa Pemogan, Denpasar Selatan pada Selasa (30/5/2023).

Timpora saat melaksanakan pemeriksaan terhadap salah satu sekolah yang berada di Desa Pemogan, Denpasar Selatan pada Selasa (30/5/2023).

DENPASAR – Di tengah maraknya warga negara asing (WNA) yang berulah di Bali, Pemkot Denpasar melalui Kesbangpol Kota Denpasar bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) melaksanakan pemeriksaan terhadap sekolah-sekolah yang mempekerjakan WNA. Pemeriksaan ini guna menyamakan persepsi serta membangun sinergitas dan kolaborasi dalam melakukan tukar menukar informasi terkait orang asing yang berada di wilayah Kota Denpasar.

Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, I Gusti Ngurah Gde Arisudana, menyampaikan, pada Selasa (30/5/2023), Timpora menyasar salah satu sekolah yang berada di Desa Pemogan, Denpasar Selatan. Tim gabungan kemudian melakukan pemeriksaan terkait perizinan dan administrasi WNA yang berkegiatan pada sekolah tersebut baik pengajar maupun siswa.

Baca Juga :  Bercerita Pembangunan Taman Ayun, Prasi Sepanjang 4 Meter Diselesaikan 17 Orang

Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan penyalahgunaan izin tinggal WNA yang berkegiatan di sekolah tersebut. “Kegiatan ini guna menjaga tetap terpeliharanya keamanan dan kepentingan nasional dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat keberadaan dan kegiatan orang asing di Denpasar. Kegiatan pengawasan orang asing akan rutin dilakukan untuk memastikan WNA yang hadir adalah yang berkualitas dan tidak menimbulkan masalah di Bali khususnya Denpasar,” jelasnya.

Lebih lanjut Arisudana mengatakan, pengawasan terhadap WNA telah dituangkan dalam UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang diberikan kewenangan untuk melakukan pengawasan yang juga telah dituangkan dalam Permendagri dan SK Wali Kota Denpasar. “Dalam monev ini, kami juga melakukan edukasi dan informasi kepada para WNA yang belum melaporkan kedatangannya kepada pihak berwajib dan jajaran aparat kewilayahan setempat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dekranasda Tingkatkan Keterampilan Perajin Ecoprint

Dia mengungkapkan, berdasarkan penjelasan perwakilan pihak sekolah tersebut dikatakan bahwa di sekolah setempat terdapat 2 orang pengajar WNA dan 1 siswa WNA. Untuk administrasi tenaga pendidik sudah dilengkapi sesuai dengan aturan yang berlaku. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Polda Bali Ungkap Residivis Praktik Aborsi, Tersangka Terancam 10 Tahun Penjara

Edukasi

Bali Sruti Gelar Aksi Bersama Kampanye Pencegahan Kekerasan Seksual

Edukasi

Mendikbudristek Dorong Perguruan Tinggi Laksanakan Program MBKM Mandiri

Edukasi

Jadilah Pemilih Cerdas! Jangan Lupa Cek Rekam Jejak Calon

Ekbis

“Groundbreaking” Sentra Pengolahan Beras Terpadu di Desa Penyaringan Jembrana

Peristiwa

Satukan Kekuatan Perangi Sampah Plastik

Edukasi

Kasus TBC Seperti Gunung Es, Pemkab Buleleng Target Peningkatan “Tracing”

Edukasi

Antisipasi Nitrogen Cair, Puskesmas Pengawasan ke Kantin-Pedagang di Sekolah