Home / Ekbis

Rabu, 31 Mei 2023 - 18:54 WIB

Dekranasda Tingkatkan Keterampilan Perajin Ecoprint

Wakil Ketua Dekranasda Denpasar bersama para perajin menunjukkan hasil karya para peserta yang mengikuti pelatihan ecoprint. (ist)

Wakil Ketua Dekranasda Denpasar bersama para perajin menunjukkan hasil karya para peserta yang mengikuti pelatihan ecoprint. (ist)

DENPASAR – Setelah berlangsung selama lima hari, pelatihan industri aneka (ecoprint) yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar ditutup pada Selasa (30/5/2023).Sebelumnya, pelatihan yang berlangsung tanggal 26-30 Mei 2023 di Ecoprint Bali itu diikuti 20 pelaku usaha/IKM yang bergerak di industri sandang.

Kegiatan pelatihan ditutup oleh Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa, didampingi Ketua DWP Kota Denpasar, Ida Ayu Widnyani Wiradana. Dalam kesempatan itu, Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, pelatihan industri aneka ecoprint ini dilaksanakan untuk memberikan dan meningkatkan keterampilan pelaku usaha/ IKM di Kota Denpasar. Selain itu, pelatihan ini juga dapat menambah perekonomian masyarakat jika ditekuni dan dilakukan dengan semangat dalam memproduksi keterampilan rumahan.

Baca Juga :  THYS Hadirkan Ragam Model Tas Timeless dan Trendy pada Koleksi Terbaru “Meet The New Style”

Dia menjelaskan, ecoprint merupakan teknik membatik menggunakan bahan alami tumbuhan, bisa daun atau bunga serta medianya melalui kain. Hal tersebut yang menjadikan pelatihan aneka ecoprint saat ini banyak dilirik dan dikembangkan oleh para desainer fesyen. “Begitu banyaknya yang melirik, maka pelatihan ini dilaksanakan untuk mengembangkan skill para pelaku usaha,” ujar Ayu Kristi.

Kadisperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, mengatakan dalam pelatihan ecoprint tersebut melibatkan Ecoprint Bali dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar sebagai narasumber. Sebagai pusatnya desain, pihak ISI Denpasar memberikan desain secara ilmiah. Sementara Ecoprint Bali memberikan teori dan praktik pengerjaanya. “Dengan kolaborasi ini menghasilkan karya yang luar biasa,” ungkap Sri Utari.

Baca Juga :  Dinas PKP Denpasar Cek Kualitas Pangan di Pasar Tradisional

Setelah pelatihan ini, Kadisperindag akan melaksanakan monitoring untuk mengetahui apakah yang diberikan peserta bisa mengembangkan, memproduksi serta mempromosikan untuk meningkatkan omzet perajin. Jika perajin bisa mengembangkan materi yang diberikan dalam pelatihan itu, pihaknya akan mengawal para perajin untuk bisa mengikuti pameran di dalam daerah maupun ke luar daerah.

Owner of Ecoprint Bali, Arry Budiawan, mengatakan setelah pelatihan ini pihaknya akan membuat grup untuk bisa mengkoordinir peserta untuk diskusi tentang hasil karya yang dihasilkan para peserta. Jika hasil pelatihan yang diberikan menghasilkan karya sama persis dengan produk Ecoprint Bali, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan mencari suplai dari para pelaku usaha yang telah mengikuti pelatihan itu. (dbc)

Share :

Baca Juga

Ekbis

Pemkab Bangli Libatkan Desa Adat Kelola Anjungan Penelokan

Ekbis

Jokowi Buka KTT G20 di Bali, Berharap G20 Terus Bekerja Hasilkan Capaian Konkret

Ekbis

Tinjau Pasar Bulan di Gianyar, Presiden Jokowi Dorong Perbanyak Suplai Beras

Ekbis

Honda Brio Jadi Mobil dengan Angka Penjualan Tertinggi di Indonesia Tahun 2022

Ekbis

Peringati Hari Kartini, 125 Bibit Cabai Didistribusikan

Ekbis

Sambut September dengan Ragam Penawaran Istimewa untuk Member SELMA

Ekbis

Jalani Keseruan Penuh Makna di Akhir Tahun Bersama Informa Electronics

Ekbis

Akhir Tahun, Honda Tawarkan Diskon hingga 90% untuk Suku Cadang