Home / Ekbis

Rabu, 7 Juni 2023 - 13:15 WIB

Rumah Produksi Bersama Kakao Segera Dibangun di Jembrana

Bupati Tamba (kiri) saat menerima ekpose laporan antara dari Konsultan DED pembangunan rumah kakao.

Bupati Tamba (kiri) saat menerima ekpose laporan antara dari Konsultan DED pembangunan rumah kakao.

JEMBRANA – Jembrana akan segera memiliki rumah produksi bersama kakao dengan mendapatkan bantuan Mayor Project Factory Sharing Rumah Produksi Bersama Komoditas Kakao dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Melalui Dana Tugas Pembantuan dengan pagu anggaran sebesar Rp9.607.077.000, rumah kakao itu diharapkan tidak hanya untuk produksi kakao, tapi terbangun ekosistem kakao sinergis dengan pengembangan wisata sehingga makin meneguhkan Kabupaten Jembrana sebagai kabupaten penghasil kakao terbaik.

Untuk lokasi Rumah Produksi Bersama UMKM Kakao di Jembrana dipusatkan di Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya.

Baca Juga :  EcoFlow DELTA 2, Pembangkit Listrik Portabel Serbaguna Akan Segera Hadir di Indonesia

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, saat menerima ekpose laporan antara dari Konsultan DED pembangunan rumah kakao, Selasa (6/6/2023) di rumah jabatan Bupati Jembrana mengatakan mendukung sekaligus memberikan mengapresiasi pengembangan program factory sharing di bidang kakao yang dikembangkan di Jembrana.

Ia mengungkapkan bahwa kakao menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Jembrana. Di samping itu, saat ini kakao Jembrana juga telah berhasil menembus pasar internasional, khususnya di benua Eropa dan Amerika.

“Jika dibandingkan dengan kakao lainnya yang ada di Indonesia, aroma khas biji kakao mejadi salah satu keunikan yang dimiliki komoditas kakao Jembrana. Hal itulah yang menjadikan kakao Jembrana sangat diminta pasar internasional,” ungkap Bupati Tamba.

Baca Juga :  Pendopo Hadirkan Fashion Show Buleleng Kita

Selain mendapatkan dukungan langsung dari Kementerian Koperasi dan UKM RI dengan membentuk factory sharing bidang produksi kakao di Kabupaten Jembrana. Pihaknya berharap ke depannya Kabupaten Jembrana tidak hanya memproduksi kakao. Akan tetapi juga membangun ekosistemnya.

“Ada ruang display dan edukasi sehingga wisatawan nantinya yang akan berkunjung ke Jembrana bisa menikmati kakao Jembrana dengan berbagai produk olahannya. Sekaligus meneguhkan Kabupaten Jembrana sebagai kampung cokelat,” pungkasnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Ekbis

Terdampak Pemetaan Eksplorasi Migas, 60 Nelayan di Buleleng Terima Kompensasi Rumpon

Ekbis

Honda Pertahankan Posisi 3 Besar Penjualan Terbanyak Tahun 2024

Ekbis

Pekerja Migran Purna Diharapkan Berwirausaha

Ekbis

POCO Sambut 12.12 dengan Menggelar Extreme Deals, Extreme Fun

Ekbis

Pemkot Denpasar Siapkan Regulasi Penataan Menyeluruh Pasar Kreneng

Ekbis

Mendag Buka Bhinneka Culture Festival 2023 di Pantai Jerman Kuta

Ekbis

Living World Denpasar Buka Setelah Nyepi, Jadi Destinasi Belanja Terbesar di Bali

Ekbis

Makin Keren dan Stylish, POCO X5 5G Cuma 3 Jutaan