JIMBARAN – Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2022 memberikan perawatan gigi gratis di 28 FKG dan RSGM/P di berbagai wilayah Indonesia hingga Desember ini. Pada tanggal 5-7 Desember 2022, BKGN hadir di RSGM – Program Studi Pendidikan Dokter Gigi, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud), Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.
BKGN merupakan program tahunan kerja sama PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui brand Pepsodent dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (Afdokgi), Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI) serta Kementerian Kesehatan RI. Melalui kegiatan ini, selama tiga hari masyarakat bisa mendapatkan perawatan gigi gratis serta rangkaian edukasi mengenai pentingnya memulihkan kebiasaan menyikat gigi pagi dan malam hari serta rutin berkonsultasi ke dokter gigi.
Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia, drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., mengungkapkan, survei Pepsodent memperlihatkan peningkatan permasalahan gigi dan mulut pada masyarakat selama pandemi akibat menurunnya kebiasaan merawat kesehatan gigi dan mulut. Survei menemukan kebiasaan orang tua menyikat gigi pada pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur menurun sebesar 5%, bahkan pada anak penurunannya dua kali lebih besar, yaitu 11%. “Meski pandemi sudah mereda, kebiasaan yang terlanjur terbentuk ini belum berubah signifikan,” katanya.
Tantangan Masih Tinggi
Ketua Pengurus Besar PDGI, drg. Usman Sumantri, MSc, mengatakan tantangan untuk meningkatkan status kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia masih tinggi. Salah satu di antaranya karena keengganan untuk berkonsultasi secara rutin ke dokter gigi. Contohnya saja di masa pandemi, 60% dari orang yang mengalami sakit gigi tetap menghindari berkunjung ke dokter gigi. Selain itu, masih terdapat sejumlah kendala akses di sebagian besar provinsi dan kabupaten/kota, baik dari permasalahan biaya maupun jumlah keberadaan dokter gigi yang belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat.
Direktur Utama RSGM Unud, drg. Putu Ratna Kusumadewi Giri, Sp.KG menyampaikan, permasalahan gigi dan mulut di Bali juga masih memprihatinkan. Meski masyarakat mengaku telah rutin menyikat gigi dua kali sehari, ternyata kondisi gigi mereka memperlihatkan sebaliknya. Laporan RSGM Unud menemukan bahwa 80-90% pasien bermasalah dengan karies. “Ternyata cara atau waktu menyikat gigi mereka masih kurang tepat,” ujarnya.
Koordinator Prodi Pendidikan Dokter Gigi FK Unud, Dr. drg. Putu Lestari Sudirman, M.Biomed. berharap pelaksanaan BKGN 2022 dapat membantu memulihkan kebiasaan merawat gigi dan mulut agar masyarakat Indonesia bisa hidup lebih sehat, bangkit lebih kuat, bebas gigi berlubang.
“Selain perawatan gigi gratis secara langsung, kami juga akan tetap mengoptimalkan edukasi ke sekolah dan konsultasi kesehatan gigi dan mulut melalui layanan teledentistry ‘Tanya Dokter Gigi by Pepsodent’ yang dapat diakses dengan mudah melalui QR code yang tertera di kemasan Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang,” katanya menambahkan. (dbc)















