Home / Edukasi

Senin, 11 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Bupati Satria Luncurkan Cek Kesehatan Gratis untuk Anak Sekolah

Bupati Klungkung, I Made Satria, meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak sekolah, Senin (11/8/2025).

Bupati Klungkung, I Made Satria, meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak sekolah, Senin (11/8/2025).

KLUNGKUNG – Bupati Klungkung, I Made Satria, meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak sekolah di SD Negeri 2 Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Senin (11/8/2025). Peluncuran program cek kesehatan gratis ini ditandai dengan pemeriksaan anak mulai dari berat badan dan tinggi badan.

Peluncuran program ini merupakan tindak lanjut dari amanat Presiden Prabowo Subianto mengenai pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis, khususnya bagi anak-anak sekolah. Program ini bertujuan untuk mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di Kabupaten klungkung, dengan sasaran seluruh kelompok usia, termasuk anak-anak usia 7 hingga 17 tahun.

Baca Juga :  Ayo, Hadiri DTIK Festival 2023 di Lumintang! Ada Banyak Agenda Menarik

Bupati Satria sangat mengapresiasi terselenggaranya program pemeriksaan gratis bagi anak sekolah. “dengan adanya program ini kita bisa mengetahui sejak dini permasalahan kesehatan anak-anak kita, khususnya di Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, langkah penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat. “Kerjakan ini dengan serius sesuaikan dengan target yang harus terpenuhi,” imbuh Bupati Satria.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, drg. I Gusti Ayu Ratna Dwijawati, mengatakan, Cek Kesehatan Gratis ini menyasar siswa dengan usia dari 7 sampai dengan 17 tahun. Program ini memperluas jangkauan pemeriksaan kesehatan anak terutama anak usia sekolah di Kabupaten Klungkung melalui cek kesehatan gratis (CKG).

Baca Juga :  Fun Run Surya Metu Festival di Nusa Penida

Ratna menambahkan, jumlah sasaran selokah yakni SD 13 sekolah, SMP 8 sekolah, dan SMA 6 sekolah dengan jumah siswa 5187 orang target 20 persen. “Anak sekolah tidak perlu datang ke puskesmas, tapi puskesmas yang akan datang langsung mengecek ke sekolah-sekolah, sehingga program ini tepat sasaran,” katanya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Bendesa/Kelian Desa Adat Se-Badung Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi

Edukasi

Prof P. Windia Ungkap Tiga Penopang Utama Keberlanjutan Kebudayaan Bali

Edukasi

Siswi SD 28 Dangin Puri Juara 1 Video Kreatif HUT Polwan

Edukasi

Jadilah Pemilih Cerdas! Jangan Lupa Cek Rekam Jejak Calon

Edukasi

Festival Tunas Bahasa Ibu di Bali Berakhir, Berikut Para Pemenangnya

Edukasi

Dukung Program RBD, Balai Bahasa Provinsi Bali Luncurkan Inovasi Parasali

Edukasi

Parade Ogoh-ogoh TK/PAUD di Jembrana, 2.055 Anak Ikut Serta, Tampilkan 42 Ogoh-ogoh

Edukasi

Wisuda Perdana ITP Markandeya Bali Luluskan 69 Sarjana