Home / Peristiwa

Selasa, 24 Januari 2023 - 13:36 WIB

Pikap “Pamedek” Terbalik, Satu Meninggal Dunia di UGD

Mobil pikap yang mengangkut pamedek yang terbalik di Sibetan, Karangasem pada Senin (23/1/2023). Satu orang meninggal dunia dalam lakalantas itu.

Mobil pikap yang mengangkut pamedek yang terbalik di Sibetan, Karangasem pada Senin (23/1/2023). Satu orang meninggal dunia dalam lakalantas itu.

KARANGASEM – Mobil pikap DK 8256 TF yang mengangkut sejumlah pamedek dari Besakih oleng dan terbalik di Jalan Kalanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Senin (23/1/2023). Mobil lalu terseret dan turut menghantam sejumlah siswa SD yang baru pulang sekolah.

Rombongan pamedek asal Kubu, Karangasem tersebut dalam perjalanan pulang usai sembahyang di Pura Dalem Puri Besakih. Saat melintas di lokasi kejadian, mobil hilang kendali, oleng, dan terbalik ke sisi kiri jalan dari arah Selat menuju Kalanganyar. Seluruh penumpang pikap sebanyak 10 orang jatuh, mobil terseret sampai lima meter dan menabrak siswa SD yang berjalan pulang dari sekolah.

“Mobilnya sudah terlihat zigzag dari arah barat dan terguling. Saya berusaha menghindar, tapi kepala saya terbentur, entah kena apa dan langsung terlihat gelap,” tutur Kadek Indra Pratama, salah satu siswa SD yang korban, saat mendapat perawatan di Puskesmas Bebandem.

Menurut salah satu penumpang pikap, Ni Kadek Gemuh, dia menyebut kejadiannya begitu cepat. Tidak tahu apa sesungguhnya terjadi, yang dia ketahui tiba-tiba mobil yang ditumpangi terbalik dan seluruh penumpang terpental keluar.

Baca Juga :  Serahkan Sertifikat di Bangli, Menteri ATR/BPN Berpesan Jaga Tanah Leluhur

Kanitreskrim Polsek Bebandem, Ipda I Gede Alit, mengatakan, berdasarkan data yang diterima, jumlah korban sementara sebanyak 17 orang. Dari jumlah itu, 11 orang sopir dan penumpang mobil pikap, sedangkan 6 lainnya merupakan siswa SD pejalan kaki. “Beberapa korban dengan luka serius dilarikan ke RS Balimed, yang lain ada yang dibawa ke Puskesmas Bebandem serta ke Puskesmas Selat,” katanya singkat.

Sopir pikap, I Wayan Natra, asal Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem terlihat berada di lokasi kejadian setelah sempat mendapat perawatan di Puskesmas Selat. Natra menuturkan, kecelakaan terjadi karena bagian kemudi atau setir kendaraan tidak mampu dikendalikan. Menurut dia, saat itu setir tiba-tiba memutar ke kanan, lalu ke kiri, sampai membuat mobil terseret dan akhirnya terbalik.

“Melaju kecepatan sekitar 60 km per jam, padahal jalan lurus. Tadinya sempat nyalip truk tapi kondisi baik-baik saja. Cuma pas di dekat lokasi kejadian, tiba-tiba saja setir muter ke kanan lalu ke kiri, saya tidak sanggup mengendalikan,” ungkap Natra dengan kondisi yang masih syok, sebelum akhirnya dia masuk ke dalam kendaraan Satlantas Polres Karangasem.

Baca Juga :  Tragedi Banyu Pinaruh di Pantai Purnama, Korban Terseret Arus Ditemukan di Pantai Saba

Korban Meninggal di UGD

Dalam lakalantas di Desa Sibetan itu, satu orang penumpang dari rombongan pamedek akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Korban diketahui bernama Ni Nyoman Rawit, asal Tulamben, Kubu. Sebelumnya korban sempat mendapat perawatan di UGD RSUD Karangasem.

Kabid Pelayanan RSUD Karangasem, dr. Komang Wirya, Selasa (24/1/2023) membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, korban mengalami cedera di bagian kepala dengan kondisi cukup berat. “Meninggal di UGD, mengalami CKB (cedera kepala berat), di UGD terus memburuk, sehingga akhirnya meninggal dunia,” terangnya.

Wirya menjekaskan, RSUD Karangasem menerima enam pasien akibat lakalantas tersebut di antaranya empat orang dari rombongan pamedek dan dua lainnya siswa SDN 3 Sibetan. “Tiga masih dirawat di RSUD (Karangasem), dua dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah,” lanjutnya.

Kedua korban yang dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah adalah salah seorang rombongan dari pamedek tersebut bernama Ni Nengah Ratna dan satu siswa atas nama I Kadek Desta. “Karena CKB,” imbuhnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Gunung Semeru Erupsi, 1.979 Jiwa Mengungsi

Peristiwa

Pelepasan Keberangkatan 236 Calon Jemaah Haji Asal Kota Denpasar

Peristiwa

Polres Jembrana Gagalkan Penyelundupan 18 Ekor Penyu Hijau

Peristiwa

Pohon Tumbang Timpa Mobil di Kuta, Satu Orang Meninggal

Peristiwa

Tersesat di Gunung Agung, 2 WNA Ditemukan Selamat

Komunitas

Rp1,3 Miliar Lebih untuk Insentif Pekaseh di Jembrana

Edukasi

Ibu-ibu ke Pasar Diimbau Tidak Pakai Perhiasan Emas Berlebihan

Peristiwa

WN Rusia Hilang Saat Memancing Seorang Diri di Perairan Amed