DENPASAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar menggelar pelatihan industri logam mesin (konversi motor konvensional menjadi motor listrik). Kegiatan yang berlangsung tanggal 17-21 Juli 2023 di bilangan Jalan Gatot Subroto Tengah ini diikuti oleh 20 orang peserta dari SMK dan IKM perbengkelan.
Kadisperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari, mengatakan pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan teknik bagaimana mengkonversi motor konvensional menjadi motor listrik. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan wirausaha yang ke depannya diharapkan bisa mandiri. Selanjutnya dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi dan mengurangi pengangguran.
Ia menjelaskan, pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat tiap tahun secara otomatis meningkatkan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan tingkat polusi udara yang ikut meningkat. “Ketergantungan terhadap BBM membawa kita ke titik di mana kita mesti beralih. Karenanya, saat ini menandakan pentingnya pemanfaatan sumber energi baru,” kata Kadisperindag Sri Utari, saat membuka pelatihan itu.
Sri Utari mengatakan, kendaraan bermotor listrik atau KBL menawarkan solusi bagus untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Dari sisi lingkungan, KBL meningkatkan kualitas udara karena menggunakan energi lebih bersih dan ramah lingkungan, sehingga turut mewujudkan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat. Dari sisi pengembangan teknologi, kendaraan listrik mendorong inovasi dalam industri teknologi, rekayasa, dan manufaktur lokal
Menurut dia, keinginan untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik tidak cukup hanya bermodalkan kekayaan alam, melainkan juga harus disertai dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Hal ini salah satunya melalui pelatihan konversi motor konvensional menjadi motor listrik. “Semoga melalui pelatihan ini dapat membentuk SDM yang handal dan siap diserap oleh industri,” harap Sri Utari. (dbc)















