Home / Ekbis

Kamis, 1 Mei 2025 - 20:11 WIB

Panen Bersama Padi Sehat Pribumi

BULELENG – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menghadiri kegiatan Panen Bersama Padi Sehat Pribumi bersama Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Persawahan Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kamis (1/5/2025). Turut mendampingi Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna.

Padi Sehat Pribumi yang dipanen ini, ialah padi yang hasil tanam dan olah tanahnya menggunakan pupuk spesial organik yang bersertifikasi Kementerian Pertanian.  Sehingga membantu menyuburkan tanah dan menguatkan tanaman dari serangan hama. Padi Sehat Pribumi diharapkan bisa berkontribusi menjawab ketahanan pangan dan jadi produk utama makan sehat bergizi.

Wakil Menteri PPA Veronica Tan menjelaskan bahwa ketahanan pangan sebagai kebijakan unggulan Presiden Prabowo merupakan gagasan yang tidak jauh dari harapan. Indonesia adalah negara yang kuat karena 12 bulan selalu bisa melakukan panen. Tidak ada satu hari pun di Indonesia yang tidak subur bagi pertanian.

Dengan makanan bergizi yang selalu tersedia, dan pendidikan merata yang didapatkan anak-anak Indonesia, itulah yang menjadi cikal-bakal Indonesia Emas yang diharapkan akan bisa diwujudkan di masa mendatang. Hal tersebut yang juga berupaya diwujudkan dalam program unggulan Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis.

“MBG tujuannya adalah untuk menciptakan anak sehat, berkualitas, berprestasi. Saya yakin kalau berkomitmen sebagai orangtua. Apapun yang terbaik akan kita berikan untuk anak-anak kita pintar, berkualitas, berprestasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, terus mendorong upaya budidaya tanaman pangan lokal yang berkelanjutan di Kabupaten Buleleng. Hal tersebut menurutnya sejalan dengan semangat kebijakan Presiden Prabowo yakni mewujudkan ketahanan pangan.

Supriatna menyampaikan bahwa pembangunan di bidang pertanian, terutama pertanian padi, merupakan salah satu prioritas yang akan terus dikembangkan di Kabupaten Buleleng. Padi tidak hanya memberikan andil terhadap ketahanan pangan daerah, akan tetapi ikut berkontribusi terhadap perkembangan perekonomian.

Tantangan menyediakan beras yang masih menjadi makanan pokok masyarakat saat ini, ialah masih terjadinya alih fungsi lahan, perubahan iklim, hama dan penyakit, penurunan kesuburan tanah akibat pemakaian pupuk kimia yang berlebihan.

“Demikian pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi padi melalui metode ekstensifikasi dan intensifikasi dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan dengan mengelola lingkungan alami dan berkelanjutan,” ucap Supriatna.

Selain itu, Wabup Buleleng juga menyampaikan dalam upaya penyediaan pangan berkelanjutan Pemkab Buleleng telah memuat peta kawasan seluas 6.900 hektare lahan pertanian pangan berkelanjutan. Ia berharap, dari total luasan lahan tersebut, HIPPI Bali maupun HIPPI Buleleng bisa berkontribusi lebih lanjut mendampingi budidaya padi organik maupun tanaman lainnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Ekbis

Sambut September dengan Ragam Penawaran Istimewa untuk Member SELMA

Ekbis

Presiden Jokowi Resmikan Gedung VVIP Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Segitiga Emas

Ekbis

Dukung Bisnis Horeca yang Berkelanjutan, Kawan Lama Solution Hadir di FHTB 2024

Ekbis

Bank OCBC NISP Raih Puluhan Penghargaan Sepanjang 2022

Ekbis

Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, Pembangunan Tiga Tahap, Total Investasi 24,6 T

Ekbis

Bendungan Tamblang Diresmikan dengan Nama Danu Kerthi Buleleng

Ekbis

Pemkot Denpasar Siapkan Regulasi Penataan Menyeluruh Pasar Kreneng

Ekbis

Multi-Kanal di Bisnis Digital, Kadaka Sukses Jualan Baju Korea di Lazada