Home / Unik Bali

Jumat, 10 Maret 2023 - 23:04 WIB

Tidak Lagi di Lapangan Puputan, Tawur Agung Kesanga Kota Denpasar Digelar di Catus Pata

Tawur Agung Kesanga Kota Denpasar Nyepi Saka 1944 tahun 2022 yang berlangsung di Lapangan Puputan Badung.

Tawur Agung Kesanga Kota Denpasar Nyepi Saka 1944 tahun 2022 yang berlangsung di Lapangan Puputan Badung.

DENPASAR – Pemkot Denpasar akan kembali menggelar Upacara Tawur Agung Kesanga bertepatan dengan Tilem Kesanga pada Selasa, 21 Maret 2023. Tahun ini upacara Tawur mengambil tempat di Catus Pata Patung Catur Muka Kota Denpasar. Berbeda dari tahun sebelumnya yang mengambil tempat di Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung.

Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, IB Alit Antara, saat dikonfirmasi Jumat, 10 Maret 2023 menjelaskan, rangkaian upacara Tawur Agung Kesanga dengan upakara Tawur Labuh Gentuh sudah dimulai sejak tanggal 6 Maret 2023 dengan mapiuning. Dilanjutkan dengan nyukat genah di timur laut Patung Catur Muka pada 14 Maret 2023. Rangkaian acara lainnya akan dilaksanakan di Pura Agung Jagatnatha.

Untuk persiapan Tawur, Alit Antara mengatakan, pada hari Senin 20 Maret pagi diupayakan akses jalan dibuka setengah. Jalan Gajah Mada hanya bisa menuju Jalan Veteran dengan sistem dibuka separuh jalan. Sementara Jalan Udayana hanya bisa menuju Jalan Surapati. Sehingga pengendara yang hendak menuju Jalan Veteran dapat melalui Jalan Kaliasem.

Baca Juga :  Cap Go Meh 2024 Berlangsung Meriah di Singaraja

Selanjutnya pada Senin 20 Maret pukul 15.00 s.d Selasa 21 Maret pukul 14.00 Wita, Jalan Gajah Mada dari simpang Jalan Sumatra ke timur ditutup. Sedangkan Jalan Udayana ke Jalan Surapati tetap buka. Sedangkan yang menuju ke arah Jalan Veteran dapat menggunakan Jalan Surapati dan Jalan Kaliasem.

Berkenaan dengan nunas tirtha, Alit Antara mengimbau masyarakat umum yang akan nunas tirta tawur tidak langsung ke Catus Pata Patung Catur Muka. Melainkan dapat nunas ke Pura Agung Jagatnatha dan Pura Agung Lokanatha mulai pukul 13.00 hingga selesai. Untuk masyarakat adat Kota Denpasar dapat mengikuti pelaksanaan upacara di desa adat masing-masing. “Kami berharap kerja sama semua pihak sehingga rangkaian hari suci Nyepi Saka 1945 berjalan lancar, aman, dan kondusif,” ucapnya.

Baca Juga :  Bhaerawa dan Buddha Sesana Dikupas, Dorong Keseimbangan Spiritual di Era Modern

Sementara itu, dalam SE PHDI No: 143/PHDI Bali/II/2023 tentang pedoman perayaan Hari Suci Nyepi Saka 1945 terdapat beberapa rangkaian utama. Kegiatan upacara melis/mekiyis/melasti/mekekobok dilaksanakan mulai hari Minggu, 19 Maret 2023. Pelaksanaannya disesuaikan dengan desa adat setempat dan diatur oleh prajuru desa adat masing-masing.

Sekembalinya dari melis/mekiyis/melasti/mekekobok, Ida Bhatara nyejer di Pura Bale Agung/Pura Desa/Pura Puseh sampai dengan tanggal 21 Maret 2023. Setelah selesai ngaturang Tawur Kesanga, Ida Bhatara kembali ke kahyangan masing-masing.

Nyepi Sipeng dilaksanakan pada hari Rabu 22 Maret 2023 selama sehari penuh atau 24 jam sejak pukul 06.00 Wita sampai dengan pukul 06.00 Wita keesokan harinya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Unik Bali

Festival Lelakut 2024 di Kecamatan Negara, Lelakut Bukan Sekadar Menakuti Burung

Unik Bali

Pasobyahan Awig-awig Desa Adat Sangkanbuana

Dari Desa

Lomba Ogoh-ogoh Desa Adat Karangasem, STT Banjar Pebukit Raih Juara I

Komunitas

Libur Galungan, Anak-anak “Ngelawang” Barong Bangkung

Komunitas

Jangan Lewatkan Kesanga Fest 2024, Ada Parade 12 Ogoh-ogoh Terbaik di Kota Denpasar

Edukasi

Pasamuhan Agung Basa Bali VIII Hasilkan 26 Butir Rekomendasi

Unik Bali

Hari Saraswati dan Ritus Tapa Brata Yoga Semadi Saat Wuku Watugunung

Unik Bali

Dipuput Ida Dukuh Celagi, 26 Warga Binaan Jalani Pawintenan