Home / Dari Desa

Kamis, 1 Desember 2022 - 22:30 WIB

Kelurahan Panjer Giatkan Fogging Focus Antisipasi DBD

Kegiatan fogging yang dilakukan di wilayah Lingkungan Tegalsari, Kelurahan Panjer, Denpasar, Kamis (1/12/2022).

Kegiatan fogging yang dilakukan di wilayah Lingkungan Tegalsari, Kelurahan Panjer, Denpasar, Kamis (1/12/2022).

DENPASAR – Untuk mengantisipasi kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Panjer, pihak kelurahan setempat menggiatkan fogging focus. Pada Kamis (1/12/2022) pagi, fogging atau pengasapan menyasar Lingkungan Tegalsari, Kelurahan Panjer. Kegiatan ini melibatkan seluruh perangkat kelurahan, baik itu staf kelurahan, kaling, dan petugas fogging yang ada di setiap lingkungan.

Lurah Panjer, Putu Budi Ari Wibawa, mengatakan pada Oktober 2022 lalu ditemukan sebanyak 3 kasus DBD di wilayah setempat. Untuk menekan penyebaran nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD di wilayahnya, dilakukanlah fogging. “Hal ini untuk mengantisipasi perkembangbiakan vektor DBD di musim hujan karena semakin bertambahnya tempat-tempat strategis bagi perkembangbiakan nyamuk karena meningkatnya curah hujan. Tujuannya tentu saja untuk menekan penularan kasus DBD di wilayah Kelurahan Panjer,” jelasnya.

Baca Juga :  Tutup Akhir Tahun 2022, ST Banjar Ketapian Kelod Gelar Pasar Murah

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap penularan DBD dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui program 3M plus. Tindakan preventif itu dapat meliputi menguras bak penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, serta menaburkan bubuk larvasida di tempat penampungan air yang susah dikuras.

Baca Juga :  Jumantik Desa Padangsambian Kaja Lakukan Abatisasi dan PE

“Harapan kami ke depannya melalui kegiatan ini adalah angka penularan kasus DBD di Kelurahan Panjer dapat menurun secara signifikan. Tentunya hal ini juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar,” pungkas Ari Wibawa. (dbc)

Share :

Baca Juga

Dari Desa

Pascabanjir Bandang, Jembatan Gantung Sungai Gelar Kembali Dioperasikan

Dari Desa

Lahan Eks Pasar Loak Gunung Agung Dijadikan Kebun Sayur

Dari Desa

Yowana Desa Adat Sangket Usung Ogoh-ogoh “Nandisuara”

Dari Desa

Pembinaan Kader Posyandu Remaja Desa Dauh Puri Kaja

Dari Desa

Jaya Negara Mendem Pedagingan di Prajapati Pura Kahyangan Sumerta

Dari Desa

Masyarakat Desa Sidakarya Dambakan Akses Jalan Menuju Pantai

Dari Desa

Pelatihan Tata Rias Wajah dan Rambut PKK Kelurahan Dangin Puri

Dari Desa

Dangri Kangin Festival Ke-7 Libatkan Anak-anak, STT hingga Lansia