BULELENG – Desa Tigawasa merupakan salah satu Desa Bali Aga yang terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Sepanjang desa ini terdapat pohon-pohon seperti pohon bambu, cengkih, durian, manggis, dan lainnya dengan masih dijaga keasriannya.
Dengan memanfaatkan pohon bambu yang ada, masyarakat Desa Tigawasa dari dulu hingga sekarang sebagian besar bergelut sebagai perajin kerajinan bambu. Adapun kerajinan yang dihasilkan berupa, sokasi, tas, tempat canang, tempat tisu, dan banyak lainnya.
Perbekel Desa Tigawasa, I Made Suardamayasa, beberapa waku lalu menyampaikan bahwa dari perkebunan yang ada, Desa Tigawasa dikenal sebagai sentral anyaman bambu. Hampir 90 persen masyarakatnya melakukan pekerjaan sebagai perajin bambu.
Lebih lanjut Perbekel Suardamayasa mengatakan, untuk motif yang dibuat oleh perajin Desa Tigawasa sangat beragam sesuai dengan pesanan pembeli. Adapun pemasarannya, belakangan ini dilakukan melalui media sosial (medsos). “Motifnya mengikuti perkembangan zaman. Ada permintaan pembeli dengan model yang baru, perajin kami siap membuatkannya,” ucapnya.
Dalam kerajinan bambu ini, pihak Pemerintah Desa tidak hanya diam saja, melainkan dengan melakukan pembinaan dan membentuk kelompok-kelompok pengrajin bambu. “Di sini ada lima kelompok pengerajin bambu yang aktif, sudah bisa bergerak sampai ke tingkat provinsi, bahkan sampai ke tingkat nasional,” tegasnya. (dbc)















