Home / Politika

Senin, 2 September 2024 - 15:46 WIB

Buka HLF MSP dan IAF 2024, Presiden RI Serukan Solidaritas Global

Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya saat Joint Leaders Session Indonesia-Africa Forum (IAF) II and High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) di Nusa Dua, Bali, Senin (2/9/2024). Forum HLF MSP and Indonesia-Africa Forum II tersebut menyelenggarakan 12 event secara paralel dan 17 event pendamping yang dihadiri delegasi dari 24 negara.

Presiden Joko Widodo menyampaikan pandangannya saat Joint Leaders Session Indonesia-Africa Forum (IAF) II and High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) di Nusa Dua, Bali, Senin (2/9/2024). Forum HLF MSP and Indonesia-Africa Forum II tersebut menyelenggarakan 12 event secara paralel dan 17 event pendamping yang dihadiri delegasi dari 24 negara.

NUSA DUA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyerukan solidaritas global untuk mengambil tindakan yang lebih nyata dan konkret dalam mengatasi pelambatan ekonomi, tingkat pengangguran, inflasi, dan ketegangan geopolitik yang telah mengganggu rantai pasok global.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Negara saat membuka High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) dan Indonesia-Africa Forum (IAF) ke-2 di Nusa Dua, Bali, Senin (2/9/2024).

Presiden mengatakan bahwa untuk mencapai pembangunan yang lebih adil dan inklusif bagi negara-negara berkembang, butuh strategi baru dan langkah taktis yang fokus pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca Juga :  Mega: Bali Sumpek, Jangan Bangun Bandara di Buleleng

Maka itu Kepala Negara menekankan empat poin utama. Pertama, adalah fokus pada pencapaian SDGs yang harus selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan regional, termasuk Agenda Afrika 2063 dan didukung oleh kemitraan multi-pihak.

Kedua, adalah komitmen Indonesia untuk selalu mengambil bagian dari solusi global, membela kepentingan negara-negara berkembang, dan berperan sebagai bridge builder dalam memperjuangkan kesetaraan, keadilan, dan solidaritas. “Ini adalah komitmen yang konsisten Indonesia usung sejak Konferensi Asia Afrika 69 tahun yang lalu,” ungkap Kepala Negara

Poin ketiga, adalah ketegasan Indonesia yang selalu membuka pintu untuk bermitra dengan kawasan Afrika, yang dianggap sebagai kunci dalam agenda pembangunan global. Forum Indonesia-Afrika 2024 telah mencatatkan kesepakatan bisnis senilai US$3,5 miliar, hampir enam kali lipat dari kesepakatan yang dicapai dalam forum pertama pada 2018.

Baca Juga :  Pj Bupati Buleleng Lantik 15 Perbekel, Diharap Menjawab Tantangan Pembangunan Desa

Terakhir adalah peningkatan kerja sama Selatan-Selatan dan Utara-Selatan guna mengatasi tantangan global bersama-sama. Dengan semangat yang sama tahun depan, Indonesia akan menyelenggarakan Platinum Jubilee of the Asian African Conference, memperingati 70 tahun KTT Asia Afrika.

“Dengan ini, saya nyatakan Sesi Joint Leaders Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multi Pihak dan Forum Indonesia-Afrika ke-2 dibuka,” ujar Kepala Negara mengakhiri pidatonya. (db)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Sukseskan Pemilu 2024, Generasi Milenial Jangan Golput

Politika

Jelang Pilkada 2024, Populix Rilis Survei soal Politik Dinasti dan Politik Uang

Politika

Jaga Tanah dan Manusia Bali, Prof Palguna: Hentikan Politisasi Desa Adat

Ekbis

Jokowi Buka KTT G20 di Bali, Berharap G20 Terus Bekerja Hasilkan Capaian Konkret

Politika

Koster Tolak Premanisme Berkedok Ormas

Politika

Inilah 4 Calon Anggota DPD RI Terpilih dari Provinsi Bali

Politika

Kabupaten Buleleng Raih Penghargaan IMDI 2024 Nasional

Peristiwa

Masyarakat Jangan Terprovokasi Pihak yang Tidak Puas Hasil Pemilu 2024