Home / Edukasi / Peristiwa

Selasa, 16 Mei 2023 - 12:27 WIB

Bangkitkan Kesadaran Warga Binaan, Yayasan PSCB “Dharma Tula” di Lapas Singaraja

Acara dharma tula di Lapas Singaraja dengan narasumber Ida Pandita Dukuh Celagi Dhaksa Dharma Kirti pada Senin, 15 Mei 2023. (ist)

Acara dharma tula di Lapas Singaraja dengan narasumber Ida Pandita Dukuh Celagi Dhaksa Dharma Kirti pada Senin, 15 Mei 2023. (ist)

SINGARAJA – Yayasan Padukuhan Sri Chandra Bhaerawa (PSCB) melanjutkan program dharma tula bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan dharma tula kali ini menyasar WBP beragama Hindu yang ada di Lapas Singaraja, Kabupaten Buleleng, pada Senin, 15 Mei 2023.

Ketua Yayasan PSCB, Jro Mangku Ketut Suryadi, menyampaikan, pelaksanaan dharma tula di Lapas Singaraja ini merupakan bagian dari program yayasan. Sebelumnya kegiatan serupa telah terlaksana di Lapas Gianyar dan Lapas Tabanan. Kegiatan tersebut akan berlanjut di lapas-lapas lainnya. Pihaknya mengharapkan kegiatan ini bermanfaat bagi warga binaan khususnya yang beragama Hindu, untuk menatap kehidupan yang lebih baik.

Dharma tula mengangkat topik “Pencerahan Kesadaran Kita sebagai Manusia dengan Keterbatasannya Agar Mampu Menjadi Manusia Seutuhnya”. Adapun sebagai narasumber yakni Ida Pandita Dukuh Celagi Dhaksa Dharma Kirti selaku Pembina Yayasan PSCB.

Ida Dukuh Celagi menyampaikan kepada para WBP di Lapas Singaraja untuk menyadari bahwa menjadi manusia adalah kelahiran yang paling beruntung. Dalam kehidupan ini, manusia diberi kesempatan untuk membayar karma buruk masa lalu dan banyak berbuat baik guna memupuk karma baik sebagai bekal kelahiran berikutnya.

Baca Juga :  Imigrasi Amankan WN Australia Diduga Pelaku Penembakan di Bali

Penjara sebagai Sekolah

Ida Dukuh Celagi mengharapkan kepada para WBP untuk menjadikan hukuman penjara sebagai sebuah proses pembelajaran. Lapas itu adalah sekolah atau kampus yang terakhir. “Jangan terbelenggu di sini, harus bisa mengubah diri untuk kehidupan menjadi lebih baik. Bagaimana menumbuhkan kesadaran dalam diri untuk berubah,” ucapnya.

Seseorang hanya akan bisa berubah jika ada niat dari dalam dirinya sendiri untuk berubah. “Jika seseorang tidak ada keinginan berubah, sehebat apa pun orang memberi nasihat, masukan, dia tidak akan pernah sadar,” tutur Ida Dukuh seraya menambahkan bahwa apa yang dijalani ini adalah proses pencarian jati diri.

Ida Dukuh Celagi juga menekankan beberapa hal kepada para warga binaan. Antara lain jangan menyalahkan orang lain atas apa yang sudah terjadi, memaafkan diri sendiri dan memaafkan kesalahan orang lain. Lalu lupakan atas semua yang sudah terjadi. “Berani mengucapkan maaf saat melakukan kesalahan dan memberi maaf kepada orang yang minta maaf. Inilah ajaran cinta kasih,” pesannya.

Baca Juga :  20 Peserta Ikuti Uji Coba Instrumen UKBI Adaptif Merdeka di Balai Bahasa Provinsi Bali

Memutus Karma Buruk

Dalam dharma tula itu, salah seorang WBP dengan kasus pembunuhan bertanya, apakah karma buruk atas perbuatannya itu akan diterima oleh anak-cucunya? Ida Dukuh Celagi pun menegaskan, karma buruk hanya akan diterima oleh orang yang berbuat tersebut. Artinya, dosa atas perbuatan itu tidak bisa ditimpakan kepada orang lain. Cara memutus karma buruk itu adalah dengan jalan berkarma yang baik.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja, I Wayan Putu Sutresna, mengucapkan terima kasih kepada Yayasan PSCB dan Ida Pandita Dukuh Celagi yang telah berkenan memberikan dharma tula di Lapas Singaraja. Ia mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan untuk penghayatan dan pengamalan ke dalam rohani umat serta mutu baktinya kepada agama, masyarakat, bangsa dan negara dalam rangka mengubah pandangan WBP ke arah yang lebih baik agar diterima kembali di masyarakat. (dbc)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Antisipasi Flu Burung Clade Baru, KIE dan Biosecurity Sasar Pasar Unggas

Peristiwa

Peringatan May Day Hadirkan Beragam Kreativitas dan Aksi Sosial

Peristiwa

Tim SAR Temukan Korban Terakhir Tanah Longsor di Desa Tri Buana

Peristiwa

Pengaspalan Jalan TPA Bengkala dan Segara Rupek Gunakan 11,75 Ton Bijih Sampah Plastik

Edukasi

Konservasi Sumber Air, Kayoman Pedawa Gandeng Dua Universitas Tanam Ratusan Pohon

Edukasi

Desak Made Rita Raih Emas Piala Dunia Panjat Tebing, Sekaligus Lolos ke Olimpiade Paris 2024

Peristiwa

WN Rusia Hilang Saat Memancing Seorang Diri di Perairan Amed

Peristiwa

Bupati Badung Dialog dengan Komunitas Masyarakat Pantai Bingin