Home / Intermeso / Komunitas

Minggu, 14 Mei 2023 - 13:13 WIB

Arja Klasik PKB Duta Denpasar Bakal Tampilkan Seniman Muda

Pembinaan Sekaa Arja Gita Mula Sudi, Banjar Robokan, Desa Padangsambian Kaja, Duta Kota Denpasar untuk PKB XLV, Sabtu (13/5/2023).

Pembinaan Sekaa Arja Gita Mula Sudi, Banjar Robokan, Desa Padangsambian Kaja, Duta Kota Denpasar untuk PKB XLV, Sabtu (13/5/2023).

DENPASAR – Dinas Kebudayaan Kota Denpasar menyiapkan beragam kesenian untuk menjadi duta pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV Tahun 2023 pada bulan Juni-Juli nanti. Salah satunya, Parade Kesenian Arja Klasik yang akan menampilkan generasi baru dari para seniman muda.

Sekaa Arja Gita Mula Sudi, Banjar Robokan, Desa Padangsambian Kaja bakal menjadi Duta Kota Denpasar pada PKB tahun ini. Persiapan mereka semakin dimatangkan melalui pembinaan pada Sabtu (13/5/2023) bertempat di Bale Banjar Robokan. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana; Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara; Ketua DWP Kota Denpasar, Widnyani Wiradana; Camat Denpasar Barat, IB Purwanasara; Konsultan Seni Kota Denpasar.

Baca Juga :  Living World Denpasar Dukung Dedikasi Maestro Tari Legong Ni Ketut Arini

Koordinator Sekaa Arja Gita Mula Sudi, I Made Gede Suarjana, mengatakan, kesenian Arja merupakan salah satu kesenian tua di Bali. Saat ini minat masyarakat untuk mempelajari kesenian ini tergolong sedikit. Ia mengharapkan melalui momentum ini mampu menggali dan menjaga eksistensi kesenian Arja, terlebih di Kota Denpasar.

Cerita Ratu Gede Nusa

Dalam PKB XLV, Sekaa Arja Gita Mula Sudi akan menampilkan Arja Klasik berjudul “Bali Go”. Menurut Suarjana, judul ini sesuai dengan tema besar PKB yakni “Segara Kerthi, Prabhaneka Sandhi, Samudra Cipta Peradaban”. “Bali Go ini nanti menceritakan sejarah Bali, yang erat kaitanya dengan Ratu Gede Dalem Nusa,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, kesenian Arja Klasik ini diisi oleh seniman muda yang berasal dari Desa Padangsambian Kaja. Ke depan seusai PKB, para seniman muda Arja ini dapat turut ngayah, terutama saat pelaksanaan upacara yadnya. “Kami gali potensi seniman muda, sehingga secara berkelanjutan mampu menjaga kelestarian dan eksistensi kesenian Arja Klasik. Dan tentu masih banyak kekurangan yang harus kami sempurnakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Balimakarya Film Festival Bakal Bangkitkan Perfilman di Pulau Dewata

Sekda Alit Wiradana mengapresiasi berbagai persiapan penampilkan Sekaa Arja Gita Mula Sudi. Dia menekankan, catatan penting dalam pembinaan agar ditindaklanjuti sebaik mungkin sehingga dalam penampilan nanti sesuai pakem dan uger-uger yang ada. “Seluruh seniman harus tetap semangat, berikan hasil maksimal, dan tetap jaga kesehatan,” pungkasnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Edukasi

Ayo, Hadiri DTIK Festival 2023 di Lumintang! Ada Banyak Agenda Menarik

Komunitas

IMI Jembrana Gelar JGMC di Sirkuit Tibukleneng

Intermeso

Teater Jineng Sajikan Parade Monolog “Gelora Cerita Kita” dalam FSBJ V

Komunitas

Ipat Ajak Peradah Sinergi Sukseskan Jembrana Emas 2026

Dari Desa

Yowana Desa Adat Sangket Usung Ogoh-ogoh “Nandisuara”

Komunitas

Disnaker Gianyar Gelar Pelatihan Barista dan Junior Make Up Artist

Intermeso

Libur Panjang Idul Adha, Mau Ke Mana? Mampir ke Art Centre Yuk! Ini Jadwal PKB Tanggal 28, 29, 30 Juni dan 1, 2 Juli 2023

Komunitas

Jelang Waisak, Bupati Badung Salurkan Bansos kepada Umat Buddha