Home / Dari Desa

Kamis, 27 Maret 2025 - 07:30 WIB

Pemkab Jembrana Luncurkan Mobil Pickup untuk Desa Adat

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menyerahkan bantuan mobil pickup untuk desa adat pada Selasa (25/3/2025) di Halaman Gedung Kesenian Bung Karno.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menyerahkan bantuan mobil pickup untuk desa adat pada Selasa (25/3/2025) di Halaman Gedung Kesenian Bung Karno.

JEMBRANA – Guna mendukung kelestarian adat dan budaya, Pemkab Jembrana di bawah kepemimpinan Bupati I Made Kembang Hartawan bersama Wakil Bupati IGN Patriana Krisna meluncurkan program mobil pickup untuk desa adat.

Pada Selasa (25/3/2025), sebanyak 21 unit mobil pickup diserahkan kepada desa adat se-Kabupaten Jembrana dalam tahap pertama, bertempat di Halaman Gedung Kesenian Bung Karno. Program ini sekaligus realisasi janji kampanye pasangan Bang Ipat.

Secara total bantuan hibah akan diserahkan kepada 64 desa adat dan 6 desa dinas di luar desa adat di antaranya Loloan Barat, Loloan Timur, Desa Air Kuning, Desa Pengambengan, Desa Blimbingsari, dan Desa Cupel.

Baca Juga :  Bupati Tamba Kukuhkan Sanggar Kerta Winangun Swara Desa Dangintukadaya

Jadi jumlah keseluruhan sebanyak 70 unit mobil angkutan pickup yang akan diserahkan. Termasuk di dalamnya bantuan operasional sebesar Rp5 juta per tahun.

“Mobil ini bukan hanya alat transportasi, tapi juga bagian dari upaya kami untuk menjaga dan melestarikan adat serta tradisi budaya di desa adat,” ujar Bupati Kembang usai penyerahan bantuan, didampingi Wabup Patriana Krisna.

Bupati Kembang menjelaskan bahwa tahap berikutnya akan menyusul dengan penyerahan 49 unit mobil pickup lagi. Sebanyak 64 desa adat di Kabupaten Jembrana dipastikan akan menerima bantuan ini. Bahkan, desa yang tidak memiliki desa adat juga akan mendapatkan mobil serupa.

Baca Juga :  Sekaa Jegog dari Sanggar Seni Kumara Widya Suara Bawakan Lima Garapan

“Setiap mobil dilengkapi dengan fasilitas AC dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional kegiatan adat. Selain itu, setiap unit mobil juga akan mendapatkan dana operasional sebesar Rp5 juta per tahun untuk perawatan,” kata Kembang.

Mobil pickup yang diserahkan ini dilengkapi dengan stiker khusus yang menandakan bahwa kendaraan tersebut adalah milik desa adat dan hanya digunakan untuk kepentingan adat, tradisi, dan agama.

Bupati Jembrana juga menekankan bahwa kendaraan ini diberikan dalam bentuk hibah, sehingga menjadi tanggung jawab masing-masing desa adat untuk merawatnya. “Saya harap mobil-mobil ini dapat digunakan dengan baik dan dapat bertahan hingga minimal 15 tahun,” harapnya. (dbc)

Share :

Baca Juga

Dari Desa

Lahan Eks Pasar Loak Gunung Agung Dijadikan Kebun Sayur

Dari Desa

Kelurahan Panjer Giatkan Fogging Focus Antisipasi DBD

Dari Desa

Pengukuhan Prajuru Desa Adat Padangsambian Masa Bakti 2023 – 2028

Dari Desa

Penggilingan Padi Senilai 15 Miliar Akan Dibangun di Desa Penyaringan Jembrana

Dari Desa

Pascabanjir Bandang, Jembatan Gantung Sungai Gelar Kembali Dioperasikan

Dari Desa

Antisipasi Rabies, Pemdes Baktiseraga Miliki Strategi Jitu

Dari Desa

Taman Penasar Banjar Pegok Jadi Duta Denpasar di PKB 2025

Dari Desa

Ubung Kaja Festival Digelar Perdana, Ada Lomba Seni dan Pameran UMKM