DENPASAR – Living World Denpasar menggelar Lighting Festival, festival lampu terbesar di Bali, yang berlangsung mulai 5 Desember 2024 hingga awal tahun 2025. Ribuan lampu menghiasi hampir seluruh area mal seluas 120.000 m² dengan lampu-lampu indah berbentuk binatang, tanaman, dan ornamen artistik lainnya, menciptakan pengalaman visual yang memukau bagi para pengunjung.
Maria Lucia selaku General Manager Living World Denpasar, menyampaikan Lighting Festival ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda dan tak terlupakan bagi masyarakat Bali. “Dengan dekorasi cahaya yang memukau, kami berharap festival ini menjadi destinasi liburan akhir tahun yang istimewa, membawa kebahagiaan, serta menyatukan masyarakat dari berbagai daerah untuk menikmati keindahan bersama keluarga dan teman,” ujarnya, Senin (9/12/2024).
Sebelumnya, pembukaan Lighting Festival ini digelar dengan acara yang spektakuler. Dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, mulai dari penampilan Barongsai, penampilan Bleganjur dari STT Banjar Oongan binaan Living World Denpasar, LED Drum Show, hingga penampilan spesial dari komunitas seni Naluri Manca. Antusiasme masyarakat dari berbagai daerah di Bali juga turut menyemarakkan acara ini, menciptakan momen pembukaan yang penuh energi dan kebahagiaan.
Maria menambahkan, area festival yang tersebar di bagian dalam dan luar mal yang dikembangkan oleh Kawan Lama Group ini didesain untuk memberikan suasana magis dan memikat. Taman luar mal dihiasi dengan instalasi berbentuk binatang dan tanaman. Sementara area dalam mal diperkaya dengan ornamen artistik yang menjadikannya spot foto Instagramable. “Festival ini dirancang untuk menciptakan kenangan indah, menjadi pengalaman yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga inspiratif bagi para pengunjung,” tandasnya. (dbc)















